EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi peringatan tertulis Wanteg Sekuritas alias Wansek (AN). Pasalnya, operator pasar modal itu, menilai Wansek bertindak gegabah. Yaitu, melakukan transaksi terlarang.
Tepatnya, Wansek dinilai dengan sah dan mayakinkan telah melakukan transaksi short selling tanpa memiliki persetujuan dari Bursa untuk melakukan transaksi short selling.
Sanksi peringatan tertulis itu, menyambangi Wansek didasari hasil pemeriksaan dengan cermat, dan saksama. ”Berdasar penelitian kami, Wanteg Sekuritas terbukti bertindak di luar regulasi,” tulis Irvan Susandy, didampingi Kristian S. Manullang, Direktur BEI.
Perlu diketahui short selling adalah transaksi jual beli saham, dimana seorang investor tidak memiliki saham untuk melakukan transaksi tersebut. Ini merupakan suatu teknik perdagangan saham yang kerap dilakukan oleh investor dengan tingkat risiko kerugian cukup tinggi.(*)
Related News
Regulasi Diketok, Kini IPO Baru Wajib Setor 15–25 Persen Free Float!
Per 1 April, BEI Hentikan Perdagangan Saham ASPR
BEI Naikkan Minimum Free Float Saham jadi 15 Persen, Cek Datanya
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Dugaan Kartel Suku Bunga Pinjaman Daring
Bos BEI Beber Bursa RI Masuk 20 Besar Global dari Sisi Likuiditas
Bidik 30Juta SID, BEI Ajak Investor Lokal Agar Pasar Tak Direbut Asing





