Tahun Depan Mobil Listrik Impor CBU Tak Lagi Dapat Insentif
Pemberian insentif impor mobil listrik yang dijual di pasar domestik dengan skema impor utuh (Completely Built-Up/CBU) tidak akan lagi diperpanjang pada 2026
EmitenNews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengisaratkan kebijakan insentif impor mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) yang dijual di pasar domestik dengan skema impor utuh (Completely Built-Up/CBU) tidak akan lagi dilanjutkan pada tahun 2026.
"Insya Allah tidak akan lagi kami keluarkan izin CBU, izin CBU dalam konteks skema investasi dengan mendapatkan manfaat (insentif)," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataan di Jakarta, Jumat.
Seperti diketahui pemerintah memberikan insentif untuk importasi CBU mobil listrik hingga akhir Desember 2025 berupa bea masuk dan keringanan PPnBM dan PPN, dengan ketentuan perusahaan penerima manfaat insentif ini harus melakukan produksi dalam negeri 1:1 dari jumlah kendaraan CBU yang masuk ke pasar domestik.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta juga memastikan insentif CBU impor untuk mobil listrik dengan skema investasi tak akan dilanjutkan lagi oleh pemerintah pada tahun depan.
Saat ini ada enam perusahaan penerima manfaat insentif importasi BEV, yaitu PT National Assemblers (Citroen, AION, dan Maxus), PT BYD Auto Indonesia, PT Geely Motor Indonesia, PT VinFast Automobile Indonesia, PT Era Indusri Otomotif (Xpeng), dan PT Inchape Indomobil Energi Baru (GWM Ora).
Enam perusahaan tersebut memiliki rencana investasi di tanah air sebesar Rp15,52 triliun yang memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 305 ribu unit sebagai imbal balik dari mengikuti program ini.
Kemenperin mendorong para penerima manfaat untuk merealisasikan produksinya secara domestik.(*)
Related News
Chery QQ3 EV Pesaing BYD Atto 1 Resmi Diluncurkan, Harga Rp130 Jutaan
Di Tengah Penjualan yang Anjlok, Honda Indonesia Ganti Pucuk Pimpinan
Minat EV Melonjak Seiring Perang yang Menyebabkan Harga BBM Meroket
Mudik Gratis BUMN, Tukang Bangunan Ini Bisa Pulang Bareng Keluarga
Kunjungan Wisatawan ke Candi Borobudur Menurun, Ini Penyebabnya
Libur Lebaran 2026, ASDP Catat 39.760 Penumpang Tujuan Danau Toba





