TBIG Guyur Dividen Rp1,05 Triliun, Siap Terbitkan Notes USD900 Juta
:
0
Menara telekomunikasi milik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
EmitenNews.com - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,059 triliun atau setara Rp47 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Juni 2026.
Nilai dividen tersebut setara sekitar 74,28% dari laba bersih Perseroan sepanjang 2025 yang mencapai Rp1,426 triliun. Demikian disampaikan manajemen TBIG dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/6/2026).
Selain untuk dividen, Perseroan juga mengalokasikan Rp500 juta sebagai cadangan umum sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). Sementara sisa laba akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha ke depan.
Pembayaran dividen akan dilakukan pada 9 Juli 2026 kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 22 Juni 2026.
Berikut jadwal penting pembagian dividen TBIG:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 18 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 22 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 23 Juni 2026
- Recording date: 22 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 9 Juli 2026
Penerbitan Notes USD900 Juta
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga memberikan lampu hijau kepada Perseroan untuk menerbitkan surat utang (notes) dalam mata uang asing dengan nilai pokok maksimal setara USD900 juta.
Penerbitan notes tersebut dapat dilakukan dalam satu atau beberapa tahap dalam jangka waktu 12 bulan sejak persetujuan RUPS diperoleh.
Related News
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan
Laba Emiten Grup Salim (IMAS) Ambles 74,3 Persen di Paruh Pertama 2026





