TBS Energi (TOBA) Berambisi Melebarkan Sayap Bisnis ke Manajemen Pengolahan Limbah
Lebih lanjut, pembentukan Komite ESG (Environmental, Social, and Governance) menandai langkah strategis dalam integrasi praktik ESG, sementara investasi dalam inisiatif penanggulangan perubahan iklim menunjukkan komitmen Perseroan terhadap isu lingkungan global. Selain itu, program pelatihan tentang Praktik Bisnis Berkelanjutan yang diadakan untuk tim Manajemen Senior mencerminkan komitmen Perseroan dalam memastikan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di semua tingkatan organisasi.
“Melalui ‘Towards a Better Society 2030’ (TBS2030), kami tidak hanya berkomitmen untuk pertumbuhan bisnis, tetapi juga untuk menciptakan dampak positif melalui praktek bisnis berkelanjutan dan inklusif.” kata Nafi.
Selain itu, pada hasil RUPSLB kali ini juga menyampaikan informasi perubahan struktur kepemimpinan Perseroan. Sudarmono Saragih telah diangkat menggantikan posisi salah satu Direksi sebelumnya, sementara Mufti Utomo bergabung sebagai Direksi baru. Dengan penambahan ini, jumlah total anggota dewan Direksi Perseroan kini menjadi enam orang, menandakan fase baru dalam kepemimpinan dan strategi perusahaan.
PT TBS Energi Utama Tbk (“TBS”) adalah yang berfokus pada bisnis ramah lingkungan. Saat ini TBS melakukan kegiatan usaha di bidang ketenagalistrikan, pertambangan, perkebunan,energi terbarukan, dan pengelolaan limbah melalui anak perusahaan. Dalam pengembangan bisnis saat ini, TBS memiliki komitmen untuk mengurangi jejak karbon serta berkontribusi pada perbaikan lingkungan dan generasi selanjutnya, dengan menetapkan target untuk mencapai netral karbon di tahun 2030.
TBS berperan aktif dalam memajukan sektor energi terbarukan dan berkelanjutan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui anak perusahaan yang saat ini sedang mengerjakan proyek pembangkit listrik tenaga mini-hidro dengan kapasitas 2x3 MW di Lampung. TBS tetap berkomitmen pada pengembangan sumber daya energi yang ramah lingkungan. Kawasan proyek ini menempatkan TBS pada posisi strategis untuk mendorong inovasi dalam energi terbarukan, mewujudkan visi keberlanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, TBS berkomitmen untuk menggunakan pendapatannya untuk investasi di bisnis ramah lingkungan dan secara bertahap mengurangi eksposur dalam bisnis batu bara.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





