Terpangkas 92 Persen, Laba Japfa Comfeed (JPFA) Semester I-2023 Tersisa Rp81 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Japfa Comfeed (JPFA) paruh pertama 2023 membukukan laba bersih Rp81,97 miliar. Nyungsep 92 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp1,11 triliun. Alhasil, laba per saham dasar anjlok ke posisi Rp7 dari periode sama tahun sebelumnya Rp96.
Penjualan bersih Rp24,15 triliun, susut 1,34 persen dari edisi sama tahun lalu Rp24,48 triliun. Beban pokok penjualan Rp20,79 triliun, bengkak dari posisi sama tahun lalu Rp20,08 triliun. Laba kotor terakumulasi sejumlah Rp3,35 triliun, menukik 23 persen dari episode sama tahun lalu Rp4,4 triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp1,06 triliun, bengkak dari Rp908,43 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp1,61 triliun, bengkak dari Rp1,57 triliun. Keuntungan yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis Rp133 juta, melesat dari tekor Rp5,73 miliar. Pendapatan lainnya Rp66,94 miliar, susut dari Rp70,63 miliar. Beban lainnya Rp94,53 miliar, bengkak dari Rp51,16 miliar. Laba usaha Rp656,01 miliar, turun dari Rp1,93 triliun.
Pendapatan keuangan Rp21,35 miliar, menanjak dari Rp2,66 miliar. Biaya keuangan Rp500,68 miliar, naik tipis dari Rp407,44 miliar. Bagian laba bersih pada ventura bersama Rp2,39 miliar susut dari Rp7,23 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp179,08 miliar, anjlok dari Rp1,53 triliun. Beban pajak penghasilan bersih Rp66,73 miliar, susut dari Rp334,26 miliar.
Laba periode berjalan Rp112,35 miliar, merosot 90 persen dari periode sama tahun lalu Rp1,2 triliun. Ekuitas bersih Rp13,29 triliun, susut dari akhir tahun lalu Rp13,65 triliun. Jumlah liabilitas bengkak jadi Rp20,59 triliun dari akhir tahun lalu Rp19,03 triliun. Jumlah aset Rp33,88 triliun, menanjak dari posisi akhir tahun lalu Rp32,69 triliun. (*)
Related News
RUPSLB, Restrukturisasi Bisnis LAPD ke Sektor Tambang Resmi Dimulai
Konstituen MSCI, Emiten ini ARB 3 Hari Beruntun meski Laba Meledak
Kuartal III 2026, Jantra Grupo Indonesia (KAQI) Raih Laba Bersih
Sentul City (BKSL) Raih Pendapatan Rp1,2T, Terbesar Masih Segmen Ini
Raih Pendapatan USD122 Juta, Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Ungkap Ini
Tambah Saham, Cakra Bhakti Mantapkan Posisi Pengendali Spindo (ISSP)





