Timang-Timang Short Selling, Ternyata Gini Dampaknya
:
0
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memberlakukan kebijakan transaksi short selling, bagaimana dampaknya? Foto: IDX
EmitenNews.com - Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama menilai pemberlakukan kembali transaksi short selling dapat memberikan dampak positif terhadap mekanisme pasar. Terutama dari sisi likuiditas dan price discovery.
Hal itu dikarenakan investor dapat memiliki alternatif untuk mengambil posisi ketika melihat harga saham sudah terlalu tinggi, sekaligus bisa digunakan untuk hedging.
“Namun dalam jangka pendek memang ada potensi peningkatan volatility, terutama ketika market sentiment sedang negatif dan tekanan jual meningkat. Jadi, dampaknya tidak selalu negatif, tetapi pasar kemungkinan butuh periode adaptasi terhadap mekanisme ini,” katanya kepada EmitenNews, Rabu (16/9).
Begitu pun dikatakan Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang. Menurutnya, dampak dari pemberlakukan transaksi short selling menghasilkan mekanisme two-way market.
Artinya, investor tidak hanya bisa memperoleh keuntungan ketika harga naik, tetapi juga ketika harga turun. Sehingga, dalam skenario positif, hal itu dapat meningkatkan price discovery, likuiditas, dan efisiensi pembentukan harga.
“Namun di sisi lain, ketika sentimen pasar negatif, short seller dapat memperbesar tekanan jual pada saham tertentu. Jadi dampaknya lebih tepat disebut sebagai volatility amplifier, bukan otomatis sebagai market crash trigger,” kata Alrich saat dihubungi EmitenNews.
Dampak ke IHSG
Di saat yang sama, Elandry juga menilai, short selling tidak serta merta membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun maupun menyebabkan volatilitas ekstrem, karena mekanismenya tetap dibatasi pada saham-saham yang memenuhi kriteria tertentu.
Namun, ketika kondisi pasar tertekan, short selling berpotensi memperbesar pergerakan harga dalam jangka pendek.
“Tetapi ketika terjadi rebound posisi short juga harus ditutup kembali melalui pembelian saham sehingga bisa ikut memperkuat pemulihan harga atau terjadi short covering,” katanya.
Related News
Bukan Sekadar Formalitas, Intip Ketatnya Penjurian EmitenNews Awards!
Rebound, IHSG Siang (16/9) Menghijau Ditopang Sederet Sektor ke 6.484
Impor Baja Tiongkok Ancam Industri, KADI Gelar Penyelidikan
Sempat Melemah, IHSG Pagi (16/9) Meluncur Naik 0,36% ke 6.484
Pasar Tunggu The Fed, IHSG Susuri Zona Merah
S&P Global Ingatkan ini, IHSG Lanjut Tertekan





