Tinggalkan BEI, Sampoerna Agro (SGRO) Tutup Perjalanan Tiga Dekade
Ilustrasi aktivitas PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO). Dok. Sampoernagro.
Untuk diketahui, Grup Sampoerna resmi melepas kepemilikan saham mayoritas SGRO setelah Twinwood Family Holdings Limited, selaku pemegang saham utama, melakukan transaksi pengambilalihan dengan AGPA. Caplok Sampoerna Agro (SGRO), Posco International Rogoh Kocek Rp 9,4 triliun.
Perseroan menerima pemberitahuan dari Twinwood pada 19 November 2025 terkait perpindahan seluruh 1.195.217.500 saham atau setara 65,721 persen modal disetor kepada AGPA pada tanggal yang sama.
Transaksi ini tunduk pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9/POJK.04/2018 mengenai pengambilalihan perusahaan terbuka. Dengan demikian, AGPA sebagai pihak pembeli wajib melaksanakan penawaran tender wajib kepada pemegang saham lainnya sebagaimana disyaratkan regulasi.
Meski terjadi perubahan pemegang kendali, SGRO menegaskan bahwa aktivitas bisnis tetap berjalan normal. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (20/11/2025), manajemen SGRO memastikan tidak ada gangguan terhadap struktur operasional, proses produksi, rantai pasok, maupun rencana pengembangan perusahaan. Perubahan kepemilikan hanya membawa perpindahan kendali kepada AGPA, tanpa mempengaruhi keberlanjutan usaha perseroan. ***
Related News
CDIA Salurkan 51 Persen Dana IPO, Sisanya Disimpan 1 Bulan di Bank DBS
Bank of Singapore Genapkan Kepemilikan 8 Persen di PTSP
Saham Reli Ratusan Persen, IFSH Beber Hasil Eksplorasi Nikel Q4-2025
Surge (WIFI) dan Pos Pro Kerja Sama Percepatan Infrastruktur Digital
Perkuat Tata Kelola, BPFI Tetapkan Jajaran Pengurus Baru
Aksi Divestasi Pengendali GULA Berlanjut, Kini Lepas 20 Juta Saham





