EmitenNews.com - Saham PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) berbalik arah menguat signifikan setelah tertekan hingga menyentuh dasar Auto-Rejection Bawah (ARB) empat hari beruntun.

Data perdagangan mencatat TMPO ARB pada 28 Oktober di Rp214 (-6,14%), 29 Oktober Rp200 (-6,54%), 30 Oktober Rp186 (-7,00%), dan 2 November Rp174 (-6,45%). Total koreksi dalam empat hari tersebut membawa saham dari level 228 ke 174.

Tren berbalik pada awal November. Pada 3 November, TMPO ARA +34,48% ke Rp234 dengan nilai transaksi Rp68,25 miliar dan volume 3,12 juta saham. Penguatan berlanjut 4 November ke titik ARA berikutnya di Rp292 atau +24,79% di pukul 10.00 JATS. 

Bersamaan dengan rebound, struktur pemegang saham perseroan menunjukkan nama baru.

Melansir catatan transaksi pemegang saham 1% Kustodian Central Efek Indonesia (KSEI) di saham TMPO investor ritel Timothy Ronald tercatat mengoleksi 13.373.100 saham TMPO senilai Rp2,49 miliar atau setara 1,26%.

EFG Bank AG, Singapore Branch A/C Clients tercatat menurunkan kepemilikan sebesar 1,51 poin persentase, dari 3,12% menjadi 1,61%, dengan pelepasan 16.000.000 saham.

Sementara itu, Yulie Sekuritas Indonesia keluar dari daftar pemegang saham di atas 1% setelah kepemilikannya turun dari 1,89% menjadi berkurang 20.000.000 saham.

Kepemilikan tersebut bersanding dengan pengendali lama seperti Grafiti Pers 256,96 juta saham, Yayasan Tempo 21 Juni 1994 181,32 juta saham, dan Jaya Raya Utama 172,32 juta saham, dari total saham tercatat 855,54 juta.