Tok! DSSA Resmi Stock Split 1:25, Mulai Diperdagangkan 9 April
DSSA.
EmitenNews.com - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi melaksanakan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25. Saham dengan nominal baru dijadwalkan mulai diperdagangkan pada 9 April 2026.
Berdasar Keterbukaan Informasi, keputusan ini telah disetujui dalam RUPSLB oleh pemegang saham pada 11 Maret 2026.
Direktur DSSA, Davin Fernando Audy menyampaikan dalam keterangan tertulisnya, aksi korporasi ini dilakukan untuk penyesuaian nilai lembar saham sekaligus memperluas jumlah investor, selaras dengan ketentuan POJK 15/2022 dan Peraturan I-I BEI.
Dalam RUPSLB, para pemegang saham menyetujui rencana stock split dengan rasio 1:25. Sehingga, dengan rasio 1:25, nilai nominal saham berubah dari Rp25 menjadi Rp1 per lembar. Dampaknya, jumlah saham ditempatkan dan disetor meningkat signifikan dari 7,70 miliar lembar menjadi 192,63 miliar lembar.
Setelah pelaksanaan stock split, struktur permodalan perseroan mencatat modal dasar sebesar 600 miliar saham. Sementara itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor tercatat sebanyak 192,63 miliar lembar, dengan sisa saham dalam portepel sebanyak 407,36 miliar lembar.
Berikut tanggal-tanggal penting sehubungan dilaksanakannya stock split DSSA:
11 Maret 2026 RUPSLB Perseroan yang menyetujui Stock Split
2 April 2026 Pengumuman jadwal pelaksanaan Stock Split melalui www.idx.co.id
8 April 2026 Akhir perdagangan dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi
9 April 2026 Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi
10 April 2026 Recording date
13 April 2026 Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai.(*)
Related News
Rights Issue BAJA Disetujui, Mayoritas Dana untuk Lunasi Utang
Perluas Bisnis, BUAH Bidik Perdagangan Daging Ayam Olahan
Saham BSA Logistics Resmi Kantongi Status Efek Syariah
Bidik Sumber Revenue Baru, ROTI Ubah Limbah Jadi Tepung Pakan Ternak
IPO BSA (WBSA) Dibanderol Rp168 per Saham, Target Himpun Dana Rp302,4M
Wakil Preskom Vale Indonesia (INCO) Resmi Ajukan Pengunduran Diri





