Tolak Pelabelan BPA Meski Ada Temuan BPOM, Aspadin Ungkap Kampanye Negatif
:
0
Ilustrasi air minum dalam kemasan botol galon. dok. Kompas.
EmitenNews.com - Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) mengungkapkan adanya kampanye negatif pada persaingan usaha air minum dalam kemasan (AMDK). Karena itu, Aspadin berkukuh menolak usulan terkait pelabelan peringatan tentang potensi kontaminasi Bisfenol A (BPA) pada air minum dalam kemasan.
Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (7/10/2023), Ketua Aspadin, Rachmat Hidayat mengatakan, pihaknya mememiliki alasan kuat menentang usulan tersebut. Pasalnya, selama 40 tahun penggunaan galon guna ulang polikarbonat, belum ada temuan masalah kesehatan akibat mengonsumsi AMDK tersebut.
Selain itu, galon guna ulang polikarbonat sudah memiliki izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Karena itu, Aspidin mengklaim pihaknya menjadi korban kampanye negatif pada persaingan usaha AMDK.
“Kami menyesalkan upaya beberapa pihak yang secara terstruktur, sistematis, masif, dan terus-menerus untuk melakukan kampanye negatif terhadap salah satu kemasan AMDK, khususnya kemasan plastik polikarbonat,” ucap Rachmat Hidayat.
Temuan BPOM
Sementara itu, meski belum ada laporan masalah kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan kontaminasi BPA di atas ambang aman pada sejumlah galon guna ulang polikarbonat.
Related News
Nippon Paint Akuisisi Dulux untuk Pasar Indonesia
Tertekan, Rupiah Pagi ini Kembali Dekati Rp18.000/USD
Data Tenaga Kerja AS Melambat, Emas Dunia dan Antam Kompak Menguat
Spekulasi Bunga Fed Mereda, Harga Emas Naik di Atas USD4.150
Rupiah Tertekan Defisit Ganda, BI Dikritisi Jadi "Mesin Utang"
Bursa AS Menguat, Peluang Fed Tahan Bunga Capai 80 Persen





