Tren Positif IHSG Lanjut, Koleksi Saham INCO, ENRG, BKSL, dan SRTG
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melanjutkan penguatan 2,75 persen menjadi 7.302. Transaksi perdagangan disertai dengan adanya kenaikan volume pembelian. Dengan demikian, potensi indeks menguat, dan melanjutkan koreksi sama-sama masih terbuka.
Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 26 Maret 2026, indeks akan menyusuri area support 7.156-7.022, dan posisi resistance 7.374-7.527. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut sebagai bahan investasi.
Yaitu, Sentul City (BKSL) buy on weakness Rp102-106 per lembar dengan proyeksi Rp111-119 per helai, dan stop loss Rp98. Energi Mega Persada (ENRG) buy on weakness Rp1.340-1.410 per saham dengan target Rp1.565-1.730 per lembar, dan stop loss Rp1.300 per eksemplar.
Vale Indonesia (INCO) buy on weakness Rp5.475-5.650 per helai dengan proyeksi Rp5.900-6.275 per saham, dan stop loss Rp5.375 per lembar. Saratoga Investama (SRTG) buy on weakness Rp1.615-1.700 per helai dengan target Rp1.785-1.855 per saham, dan stop loss Rp1.530 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





