TRIN Berbalik Untung, Laba Tembus 110 Persen di Semester I-2025
:
0
Salah satu pembangunan apartemen yang digarap TRIN.
EmitenNews.com - PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) atau Triniti Land mencatat kinerja keuangan impresif pada paruh pertama 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5 miliar, berbalik positif dari rugi Rp49 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan laba 110% year-on-year (YoY).
Kontributor utama pendapatan Triniti Land berasal dari proyek Collins Boulevard di Tangerang, yang menyumbang sekitar 13% dari total pendapatan. Proyek mixed-use ini terdiri dari apartemen, SOHO, dan retail dengan dua tower, yakni Hyde Residence yang telah diserahterimakan sejak Agustus 2022, serta The Scott yang kini mencapai lantai ke-15 dari total 32 lantai dan ditargetkan rampung akhir 2026.
“Kami sangat bersyukur atas pertumbuhan laba yang signifikan ini. Collins Boulevard menjadi bukti nyata bahwa produk yang dikemas dengan baik, berada di lokasi strategis, dan dieksekusi secara sempurna, mampu memberikan hasil optimal,” ujar Danny Sutradewa, Direktur Keuangan Triniti Land.
Selain Collins Boulevard, proyek Sequoia Hills di Sentul juga menjadi motor utama kinerja. Dari total marketing revenue Rp800 miliar hingga Juli 2025, 64% disumbang oleh Sequoia Hills, yang sudah mulai melakukan serah terima bertahap kepada konsumen. Proyek ini diharapkan mendongkrak laba di laporan akhir tahun.
Co-Founder & Group CEO Triniti Land, Ishak Chandra, menyatakan optimisme atas prospek bisnis perseroan.
“Kami melihat potensi pertumbuhan besar, khususnya di area pengembangan baru dengan prospek jangka panjang. Dengan basis keuangan solid, pipeline proyek kuat, dan tim berpengalaman, kami yakin bisa mencapai target tahun ini,” tegas Ishak.
Saat ini Triniti Land fokus mengembangkan proyek-proyek strategis di berbagai kota besar dengan pendekatan desain inovatif, tata ruang berkelanjutan, dan strategi penjualan adaptif. Manajemen menegaskan capaian positif semester I-2025 menjadi titik balik penting sekaligus pijakan untuk ekspansi lebih agresif ke depan.
Related News
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel





