TRIO Kebut Ekspansi Ritel, Buka Peluang Baru di Era AI
:
0
Gerai ritel Trikomsel Oke Tbk
EmitenNews.com - PT Trikomsel Oke Tbk melalui entitas anaknya, Trio Distribusi, tengah melakukan penyempurnaan strategis pada portofolio ritel dan model operasional. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mentransisikan sejumlah toko ritel monobrand kepada operator pihak ketiga.
Langkah ini diambil seiring dengan penyesuaian strategi utama perseroan terhadap dinamika pasar, sekaligus menjadi bagian dari upaya untuk mengoptimalkan fokus operasional dan menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Ke depan, Trio Distribusi akan memperkuat eksistensinya di segmen ritel perangkat pintar melalui pengembangan toko multibrand, kanal penjualan online, hingga platform perdagangan sosial. Perseroan juga mulai memperluas fokus dari perangkat seluler konvensional menuju produk generasi berikutnya, termasuk perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI), serta menghadirkan konsep ritel yang lebih mengedepankan pengalaman dan teknologi.
Corporate Secretary TRIO, Mely, dalam keterbukaan informasi yang dikutip Minggu (5/4/2026), menyampaikan bahwa transformasi ini berpotensi menimbulkan penyesuaian operasional jangka pendek beserta biaya terkait.
Meski demikian, langkah strategis ini diyakini akan memperkuat posisi modal kerja Trio Distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menangkap peluang pertumbuhan baru, khususnya di sektor teknologi yang tengah berkembang.
Secara keseluruhan, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perseroan untuk memperkuat ketahanan bisnis sekaligus mendorong kinerja jangka panjang.
Related News
GTRA Kantongi Fasilitas Kredit Rp130,5 Miliar untuk Tambah Armada Truk
Daya Magis Baru Bank BCA, Saham Bangkit 30% dari ATL Hingga Laba Rp15T
Menerka Calon Gubernur BI Berikutnya, Harus Penuhi 4 Kriteria Ini
Emiten Unggas (MAIN) Raup Penjualan Tembus Rp7,3T, Laba Meroket 266%
Perkuat Aset Inti dan Akuisisi, TPIA Gelontorkan Investasi Jumbo
MNC Bank (BABP) Raih Laba Rp41,87M, Defisit Masih Menggunung Rp494M





