EmitenNews.com - Tunggal Jaya Investama menambah koleksi saham Impack Pratama Industri (IMPC). Itu dilakukan dengan menjala 10 juta eksemplar. Transaksi akumulasi pembelian tersebut telah dipatenkan pada Senin, 15 Juni 2026.

Pembelian terjadi dengan harga pelaksanaan Rp1.778 per eksemplar. Nah, menyusul skema harga tersebut, Tunggal Jaya dipaksa merogoh dana sekitar Rp17,78 miliar. Sebagai konsekuensi transaksi itu, timbunan saham IMPC dalam genggaman Tunggal Jaya makin menebal.

Tepatnya, menjadi 20,76 miliar eksemplar setara dengan porsi kepemilikan 37,83 persen. Melonjak sekitar 0,02 persen dari sebelum transaksi sebanyak 20,75 miliar saham. Tabungan saham sebelum transaksi itu, selevel dengan 37,81 persen.

Menyudahi perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, saham IMPC susut 7,28 persen alias 130 poin menjadi Rp1.655 per eksemplar. Kokreksi itu, sekaligus menghentikan lonjakan lima hari beruntun sebanyak 6,43 persen setara 100 poin dari edisi 10 Juni 2026 di level Rp1.555 per lembar.

Namun, kalau dikalkulasi sejak awal 2026 alias year to date, saham IMPC terpangkas 57,89 persen alias 2.275 poin dari edisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp3.930. Saham IMPC pernah menyentuh level tertinggi Rp4.170, dan terendah Rp290, dengan dukungan kapitalisatie pasar Rp90,87 triliun. (*)