EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melaporkan hasil pelaksanaan buyback saham pada 11 September 2026. Jumlah yang dieksekusi mencapai 31 juta lembar saham senilai Rp90,37 miliar.

Direktur BBRI, Achmad Royadi bahwa rencana awal buyback jumlah nilai seluruhnya sebesar Rp500 miliar. Di mana buyback tersebut dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia melalu satu anggota bursa selama periode 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026 dalam jangka waktu maksimal 3 bulan.

Dalam pelaksanaanya, BBRI mengeksekusi buyback sebanyak 31.000.000 lembar saham dengan jumlah nilai sebesar Rp90.373.316.000.

“Adapun saham hasil buyback 2026 akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja dan/atau direksi dan dewan komisaris,  yang pengalihannya dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan RUPS, sesuai dengan KI Buyback 2026 dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Achmad melalui keterbukaan informasi, dikutip Rabu (16/9).

Ia juga meyakini tidak ada dampak negatif yang mempengaruhi kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Tidak terdapat dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Perseroan,” pungkasnya.