UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, Inspirasi dan Pemberdayaan UMKM Terus Berkembang
Inspirasi dari Program UMKM EXPOk.(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). dok BRI.
Hal ini menjadi sangat penting karena melalui pendampingan banyak ilmu yang aplikatif dalam menunjang keberlangsungan serta pembangunan usaha. Selain itu, Husni terkesan dengan network yang dibangun melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023. Bahkan dibukakan kesempatan untuk ekspor.
“Ada business matching, meski kita sudah lulus kurasi, kita jadi lebih tahu bagaimana membangun sebuah produk secara keseluruhan untuk pasar lebih luas. Ini sangat baik bagi UMKM karena jadi mengetahui kebutuhan di pasar luar negeri seperti apa. Buka jaringan, buka link, buka pasar-pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, hampir terjadi deal dengan buyer asal Jepang dan Timur Tengah. Namun, belum ada kata sepakat. Kendati demikian, hal itu tak menjadi masalah bagi MUNO FOLK. Baginya hal ini menjadikan MUNO FOLK harus terus banyak belajar.
Sebab produk Home Fragrance memiliki niche market. Dengan demikian kebutuhan satu pasar harus lebih dipelajari karena memang membutuhkan produk lebih spesifik melalui banyak penyesuaian namun tetap dengan identitas yang kuat.
Saat ini, Husni Muthohari merasakan event tersebut sangat membantu dalam membangun market baru, terutama mengenalkan produk MUNO FOLK ke masyarakat luas. Karena MUNO FOLK itu dari awal pemasarannya secara digital fokus di marketplace. Jarang ikut event seperti yang diinisiasi Bank BRI itu.
“Jadi UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR memberikan kesempatan masyarakat mengetahui MUNO FOLK lebih jauh. Karena, kalau di marketplace konsumen tidak bisa nyium aroma. Tapi kalau event seperti ini jadi ada interaksi,” lanjutnya.
MUNO FOLK memproduksi lilin aromaterapi berbahan kedelai alami bebas parafin dalam 40 varian aroma dengan karakter berbeda-beda. MUNO FOLK kini memproduksi difusser buluh, semprotan ruangan, dan dupa untuk menemani meditasi dan relaksasi di rumah.
Husni mengaku MUNO FOLK masih diproduksi di rumah dengan kapasitas hingga 2.000 produk per bulan. Husni ingin MUNO FOLK dapat menciptakan produk yang menjadi simbol harapan dan kelegaan. ***
Related News
Masih Catat Rugi di 2025, GIAA Gaspol Pemulihan Tahun Ini
IPCM Raup Pendapatan Rp1,47 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit di 2025!
Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah
Afiliasi Happy Hapsoro Borong Saham RAJA Rp24 Miliar
Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Panen Laba 2025 Melonjak 101 Persen
HOPE Right Issue Rp266M untuk Akuisisi TMMS, Potensi Dilusi 50 Persen





