EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas M Nafan Aji Gusta menyebutkan pergerakan IHSG diperkirakan menguat terbatas. Ia juga mengatakan bahwa saham-saham big caps diperkirakan menjadi fokus utama pasar melihat arah pergerakan dana asing hari ini.

“Untuk support area di kisaran 6.058 dan 5.917 sedangkan resistance area di kisaran 6.287 dan 6.516,” ujarnya, Jumat (19/6).

Di samping itu, pelaku pasar masih menantikan keputusan final dalam Annual Market Classification oleh MSCI 24 Juni mendatang. Selain itu pelaku pasar juga masih menanti agenda FTSE rebalancing  yang efektif menjelang akhir pekan.

“Hasil rilis Global Market Accessibility Review dari MSCI dimana hasil awal menunjukkan posisi Indonesia relatif aman di Emerging Market walaupun terdapat catatan pada aspek transparansi kepemilikan. Adapun market masih bersikap wait and see menjelang keputusan final Annual Market Classification pada 23–24 Juni mendatang,” tutur Nafan.

Sementara dalam riset Phintraco Sekuritas, hasil penilaian MSCI dari 18 pendekatan tersebut, Indonesia yang masih memerlukan perbaikan adalah foreign exchange market liberalization level dan information flow. 

“IHSG masih berada di atas level MA5, MA10 dan MA20. Sehingga diperkirakan IHSG cenderung berkonsolidasi pada kisaran level 6.100 hingga 6.250,” tulis riset Phintraco.

Sejumlah saham juga turut direkomendasikan agar dicermati yaitu BRPT, INKP, PTRO dan MDKA.

Sementara dari Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut, yaitu ASII, BBTN, dan TOWR.