Usai Rugi, Laba ARCI Kuartal III 2025 Melambung 1.912 Persen
:
0
(Kiri ke kanan) - Hidayat Dwiputro Sulaksono Direktur, Rudy Suhendra Direktur Utama, dan Juanda Investor Relations berbincang santai usai RUPST di Jakarta, Kamis, 19 Juni 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Archi Indonesia (ARCI) sembilan bulan pertama 2025 mengemas laba bersih USD70,47 juta. Melambung 1.911,56 persen dari episode sama tahun sebelumnya boncos di level USD3,89 juta. Oleh sebab itu, laba per saham dasar ikut melejit menjadi USD0,0028 dari sebelumnya tekor USD0,0002.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD328,7 juta, surplus 52,67 persen dari periode sama tahun lalu USD215,3 juta. Beban pokok penjualan USD185,89 juta, mengalami pembengkakan dari episode sama tahun sebelumnya USD179,87 miliar. Laba kotor USD142,8 juta, meroket dari USD35,43 juta.
Beban penjualan USD340,54 ribu, susut dari USD473,11 juta. Beban umum dan administrasi USD10,06 juta, bengkak dari USD6,7 juta. Pendapatan operasi lain USD7,13 juta, menanjak dari USD4,19 juta. Beban operasi lain USD1,18 juta, menciut dari USD5,93 juta. Laba usaha USD138,34 juta, melangit dari USD26,5 juta.
Penghasilan keuangan USD182,64 ribu, turun dari USD185,25 ribu. Beban keuangan USD26,39 juta, susut dari USD28,94 juta. Bagian atas laba entitas asosiasi USD1,39 juta, melesat dari USD980,86 ribu. Beban pajak penghasilan USD42,44 juta, bengkak dari USD2,63 juta. Laba periode berjalan USD71,09 juta, naik dari minus USD3,9 juta.
Total ekuitas tercatat USD343,95 juta, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya senilai USD272,95 juta. Jumlah liabilitas terkumpul USD609,22 juta, bengkak dari episode akhir 2024 sebesar USD592,44 juta. Total aset USD953,18 juta, melonjak dari akhir tahun lalu USD865,39 juta. (*)
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





