Victoria Care Indonesia (VICI) Tebar Sisa Dividen Rp46,9 Miliar
:
0
EmitenNews.com - PT Victoria Care Indonesia (VICI) memutuskan membagi dividen Rp70,4 miliar. Gelontoran dividen 2021 itu, sudah termasuk dividen interim Rp23,4 miliar pada 25 Oktober 2021. So, perseroan akan mendistribusikan sisa dividen Rp46,9 miliar.
Keputusan pembagian dividen tersebut telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Victoria Care pada Rabu, (11/5). Selain itu, perseroan juga mengumumkan perubahan susunan pengurus. Itu seiring bergabungnya Tene Michael Alexander sebagai anggota direksi.
Tene pernah menjabat sebagai investor relations di berbagai perusahaan ternama. Kehadiran Tene diharap mampu mewujudkan visi misi Victoria Care Indonesia di masa mendatang. Tene berpengalaman, inovatif, dan berpemikiran maju. ”Kami berharap bisa melihat dampak positif pada pertumbuhan jangka panjang,” harap Blly Hartono Salim, Direktur Utama Victoria Care Indonesia.
Menyusul perubahan itu, struktur anggota direksi baru perseroan sebagai berikut. Direktur Utama Billy Hartono Salim, Direktur Sumardi Widjaja, Direktur Rosid Sujono, Direktur Tene Michael Alexander, dan Direktur Henny Soetanto.
Sepanjang 2021, Victoria Care mencatat penjualan Rp1,15 triliun. Meroket 10,2 persen dari periode sama 2020 sejumlah Rp1,05 triliun. Laba kotor naik 10,5 persen menjadi Rp573,78 miliar. Laba bersih melesat 19,5 persen menjadi Rp177,2 miliar daripada periode sama tahun sebelumnya Rp148,4 miliar.
Perseroan akan terus berusaha mempertahankan pertumbuhan, memproyeksikan pendapatan, dan laba bersih naik double digit dari tahun sebelumnya. Guna mencapai target itu, perseroan menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain menyiapkan beragam produk terbaru, memaksimalkan akun Oemah Herborist berbagai platform e-commerce, mempercepat penjualan produk, dan menjalin komunikasi dengan negara-negara tujuan ekspor. (*)
Related News
Topline Kuat, Laba ICBP Q1 2026 Melemah Tertekan Selisih Kurs
SOCI Akuisisi Tanker 45.000 DWT, Usai Laba Q1-2026 Terkerek 82 Persen
Biayai Opex, SMMT Raih Kredit Jumbo dari Bank Mandiri Rp900M
Erajaya (ERAA) Daur Ulang 3.911 E-Waste, Tekan Emisi 437 Ton CO2e
Grup Djarum (BELI) Rugi Rp303 Miliar, Pendapatan Melesat 66,95 Persen
GGRM Catat Laba Rp1,54 Triliun, Melangit 1.372 Persen





