Wadirut GOTO Jual Saham Rp25,79 Miliar
Mitra Driver Gojek berkonvoi menuju gedung Kementerian Perhubungan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Catherine Hindra Sutjahyo mendapatkan dana senilai Rp25,79 miliar. Itu dari divestasi 515,89 juta saham Goto Gojek (GOTO) dengan harga pelaksanaan Rp52 per lembar. Transaksi penjualan sang wakil direktur utama dan deputi chief executive officer itu, telah dipatenkan pada 16-17 Maret 2026.
Sejatinya, Catherine meraup dana kotor Rp26,82 miliar dari penjualan saham hasil pelaksanaan program opsi saham karyawan, dan konsultan yang diadministrasikan oleh GoTo Peopleverse Fund (GPF). Kala mengeksekusi saham via GPF itu, Chaterine menebus dengan harga Rp2 per helai senilai Rp1,03 miliar.
Dengan hanya mengeluarkan dana seminim itu, sebagai imbalannya Catherine sukses mengarungi dana segar Rp25,79 miliar. Oleh sebab itu, timbunan saham GOTO dalam pangkuan Catherine tidak mengalami perubahan alias tetap 493,71 juta helai selevel dengan porsi 0,02 persen.
Rincian transaksi Catherine sebagai berikut. Pada 16 Maret 2026, Catherine melaksanakan opsi dengan menyerap 515,89 juta helai dengan harga pelaksanaan Rp2 per saham senilai Rp1,03 miliar. Saat bersamaan, Catherine menjual 250 juta lembar dengan harga Rp52 sebesar Rp13 miliar.
Kemudian, pada 17 Maret 2026, kembali Catherine melepas 265,89 juta saham pada harga pelaksanaan Rp52 per saham sejumlah Rp13,82 miliar. Transaksi divestasi pentolan GOTO itu, diklaim oleh perseroan untuk keperluan pribadi dan keluarga.
Saat bersamaan, Hans Patuwo mengeksekusi 188,18 juta helai pada harga Rp2 per lembar sejumlah Rp376,37 juta. Dengan demikian, koleksi saham GOTO dalam genggaman Hans menjadi 763,01 juta lembar setara 0,03 persen. Bertambah dari sebelum transaksi 574,82 juta saham alias 0,02 persen. (*)
Related News
Pendapatan Bumi Resources (BRMS) Lompat 54 Persen di 2025
Sambut Liburan, Bank Raya (AGRO) Pahami Kebutuhan Masyarakat
TPIA Siapkan Rp587,95M Untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
Mayora (MYOR) Raup Laba 2,86 Triliun, Menciut 4,66 Persen
Penjualan Turun, Laba INKP Justru Tumbuh Positif
Sudahi 2025, Laba Broker Boy Thohir (TRIM) Melejit 128 Persen





