Waduh! Lima Saham Ini Kena Suspensi Ditengah IHSG Cetak Rekor Baru
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa (20/8/2024) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas Perdagangan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO), PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Charnic Capital Tbk ( NICK) di Seluruh Pasar.
"Bursa menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis, Senin (19/8/2024).
Disebutkan Bursa melakukan Penghentian Sementara Perdagangan terhadap lima saham tersebut di seluruh Pasar mulai sesi I tanggal 20 Agustus 2024 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.
Sekadar informasi, pada perdagangan terakhir, Senin (19/8/2024) kemarin, saham PT Argo Pantes Tbk (IDX: ARGO) tercatat ditutup menguat 19,56% atau naik 270 point ke harga Rp1.650 per saham.
Kemudian saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) pada perdagangan terakhir, Senin (19/8/2024) kemarin tercatat menguat 34,54% atau naik 38 point ke harga Rp148 per saham.
Lalu saham PT MNC Land Tbk (IDX: KPIG) Kemarin tercatat naik 15,75% atau meningkat 23 point ke harga Rp169 per saham.
Selanjutnya PT MNC Digital Entertainment Tbk (IDX: MSIN) pada perdagangan kemarin, Senin (19/8/2024) juga tercatat menguat 19,81% atau naik 1.050 point ke harga Rp6.350 per saham.
Selain itu pada perdagangan Senin (19/8/2024) kemarin saham PT Charnic Capital Tbk (IDX: NICK) juga tercatat menguat 24,29% atau naik 130 point ke harga Rp665 per saham.
Seperti diketahui IHSG menembus rekor baru di level 7.500 atau tertinggi sepanjang masa.
Related News
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Kurs Yuan Melemah 85 Poin Terhadap Dolar AS
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp40.000 Per Gram
Terbukti, KPPU Denda 97 Pelaku Pinjol Rp755 Miliar
Harap Akses e-Meterai Dari Distributor Resmi, Peruri Bagikan Daftarnya
Agar Tambahan SAL ke Perbankan Efektif, Perlu Stimulus Fiskal Langsung





