EmitenNews.com - Masalah harga plastik yang melambung, dan menimbulkan koor keluhan, bakal segera teratasi. Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan impor bahan baku utama biji plastik berupa nafta dari Amerika Serikat akan masuk pertengahan Mei 2026. Ini tindak lanjut dari kebutuhan pelaku industri yang mengalami keterbatasan pasokan.

"Pertengahan Mei sampai ya, nanti saya update lagi ya," kata Mendag Budi Santoso di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Pemerintah terus memantau perkembangan pasokan bahan baku guna menjaga keberlanjutan produksi sektor manufaktur plastik di dalam negeri.

Budi mengatakan, bahan baku plastik yang tiba pada pertengahan Mei tersebut berasal dari Amerika Serikat. Pemerintah sebelumnya juga sempat mencari alternatif sumber pasokan dari negara lain guna mengantisipasi kebutuhan industri.

"Dari Amerika (asal impor). Kemudian kami cari solusinya dari India sama Afrika, tapi yang pertengahan Mei itu, ya dari Amerika," ujarnya.

Kebijakan impor dilakukan sebagai langkah menjaga stabilitas rantai pasok industri sekaligus memastikan kegiatan produksi nasional tidak terganggu. Pemerintah, lanjutnya, tetap mendorong peningkatan produksi dalam negeri sambil membuka opsi impor secara terukur untuk memenuhi kebutuhan industri.

Kementerian Perdagangan akan terus melakukan pembaruan informasi terkait realisasi impor serta perkembangan pasokan bahan baku plastik dalam waktu mendatang.

Pemerintah sebelumnya mencari berbagai alternatif negara pemasok bahan baku plastik guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri di tengah tekanan rantai pasok global.

Asal tahu saja. Selama ini, bahan baku utama biji plastik berupa nafta banyak dipasok dari kawasan Timur Tengah. Namun, kondisi global membuat pengapalan menjadi lebih panjang dan kompetisi antarnegara untuk memperoleh bahan tersebut semakin ketat.

Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan pelaku industri serta perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk membuka akses ke pemasok bahan baku plastik yang baru. Akhirnya diperoleh kepastian pasokan dari Paman Sam, yang akan segera masuk pertengahan Mei ini. ***