Wall Street Rebound dari Koreksi Tajam, IHSG Berpeluang Jejak 6.927
:
0
EmitenNews.com - Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan Kamis 24 Februari 2022 ditutup melemah 1,48% ke level 6817.
Pelemahan IHSG tak lepas dari saham sektor transportasi yang mengalami koreksi terbesar. Sedangkan saham sektor energi membukukan kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp923,51 miliar.
Waterfront Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak pada kisaran support 6.785/6.720 dan resistance 6.898/6.927. Saham yang direkomendasikan adalah BBCA, BBNI, PTBA, ADRO, LSIP, AALI, INDY, HRUM, PGAS, ASII, dan AKRA.
Meskipun Rusia melakukan serangan ke Ukraina, semalam indeks di bursa saham Wall Street rebound dari koreksi dalam. Indeks berbalik arah menguat setelah sempat mengalami koreksi signifikan.
"Investor melakukan pembelian terhadap saham-saham teknologi yang telah mengalami pelemahan signifikan," kata analis Waterfront Sekuritas, Ratna Lim.
AS menyatakan akan menambah sanksi ekonomi terhadap Rusia. AS juga akan menempatkan pasukan tambahan untuk ditempatkan di Jerman sebagai upaya NATO meningkatkan pertahanan di Eropa.
Invasi tersebut terjadi setelah pasar global sebelumnya sudah was-was dengan rencana kenaikan suku bunga The Fed yang agresif akibat inflasi tinggi pasca pandemi.
"Dengan adanya gejolak geopolitical ini, pasar berekspektasi bahwa The Fed akan memperlambat jadwal kenaikan suku bunganya sambil mencermati dampak konflik geopolitical terhadap ekonomi AS," kata Ratna.(fj)
Related News
IHSG Susut 2,42 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.382 Triliun
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua





