EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir pekan di level 7.129. Itu setelah seminggu terakhir mengalami koreksi tajam sebesar 6,61 persen dari pekan sebelumnya dari posisi 7.643. Kondisi itu, berdasar data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 20-24 April 2026. 

Kala IHSG tidak berkutik, ada sejumlah bergerak kontras. Yaitu, bergerak menguat dan sekligus menjadi tulang punggung agar IHSG tidak jatuh makan dalam. Saham-saham tersebbut terabung dalam barisan top gainers. Yaitu, BSA Logistics (WBSA) melangit 94,16 persen setara 645 poin menjadi Rp1.330 per saham dari Rp685. Citatah (CTTH) meroket 85,06 persen alias 74 poin menjadi Rp161 per helai dari Rp87. 

DMS Propertindo (KOTA) melejit 82,86 persen atau 58 poin menjadi Rp128 per lembar dari Rp70. Bersama Puncak (BAIK) melesat 81,69 persen setimbang 299 poin menjadi Rp665 per saham dari Rp366. Bank Danamond (BDMN) meningkat 57,42 persen selevel 1.470 poin menjadi Rp4.030 per lembar dari Rp2.560. Multitrend (BABY) melonjak 57,14 persen alias 120 poin menjadi Rp330 per helai dari Rp210. 

Paragon Karya (PKPK) menanjak 44,40 persen atau 1.030 poin menjadi Rp3.350 per saham dari Rp2.320. Intermedia (MDIA) surplus 43,82 persen selevel 39 poin menjadi Rp128 per helai dari Rp89. LCK Global (LCKM) menguat 37,21 persen setara 32 poin menjadi Rp118 per eksemplar dari Rp86. Kobexindo (KOBX) tumbuh 33,76 persen atau 53 poin menjadi Rp210 per saham dari Rp157. (*)