Wijaya Karya (WIKA) Suntik Modal Pengembang Tol Semarang-Demak Rp133 M
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan peningkatan modal kepada PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD) pada tanggal 25 Oktober 2022.
Mahendra Vijaya Sekretaris WIKA Kamis (27/10) menuturkan bahwa PPSD berencana untuk menerbitan saham baru melalui pengeluaran saham baru sebanyak 133.000 saham atau sebesar Rp133 miliar dengan penawaran saham dan WIKA menyatakan minatnya atas penerbitan saham baru PPSD dan akan mengambil bagian saham sebanyak 32.162 saham dengan harga per saham senilai Rp1 juta atau seluruhnya sebesar Rp32,16 miliar.
Selanjutnya atas selisih kurang saham yang tidak diambil penuh dari penawaran penerbitan saham baru tersebut maka WIKA bersedia untuk terdilusi dan atas sisa saham akan ditawarkan kepada PT PP (Persero) Tbk. (PTPP).
Sebagai informasi, PPSD merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pengusahaan jalan tol sebagai pengelola dan pengembang jalan tol Semarang-Demak sedangkan WIKA dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) adalah pemegang saham PPSD masing -masing sebesar 25% dan 75%, selanjutnya berdasarkan hubungan kepengurusan, salah satu pengurus PPSD merupakan pegawai Perseroan sehingga transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK nomor 42/2020.
Mahendra menjelaskan nilai transaksi ini sebesar Rp32,16 miliar tidak lebih dari 20% ekuitas Perseroan sebesar Rp17,44 triliun per 31 Maret 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan rekan sehingga tidak termasuk transaksi material sesuai regulasi OJK nomor 17/2020.
WIKA telah menunjuk KJPP Iskandar & Rekan sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi dengan hasil untuk pengembangan usaha yang akan meningkatkan laba WIKA dan nilai saham, maka KJPP Iskandar dan Rekan memberikan kesimpulan transaksi adalah wajar.
"Dengan terlaksananya Transaksi, WIKA dapat mempertahankan kepemilikan saham pada PPSD agar tidak terdilusi lebih besar dan dengan tidak mengambil penuh porsi kepemilikan atas saham yang diterbitkan oleh PPSD maka kepemilikan Perseroan pada PPSD akan terdilusi, namun Perseroan menjadi tidak dikelompokkan dalam 1 kelompok peminjam dengan PPSD serta tidak mengurangi plafon pinjaman Perseroan pada bank/kreditur yang sama dengan PPSD,"tutur Mahendra mengenai manfaat dilakukannya transaksi ini.
Mahendra menambahkan transaksi ini meningkatkan laba WIKA melalui peningkatan bagian laba perusahaan asosiasi yang dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus memberikan dividen bagi pemegang saham.
Related News
Aksi Borong Direksi! Saham SIDO Dibeli di Harga Rp515 per Lembar
WOMF Bagi Dividen Rp12,28 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
Danantara Caplok PNM Investment Management, Nilai Transaksi Rp345M
RUPSLB TAYS Rombak Direksi dan Komisaris
Kinerja 2025 Solid, MTEL Siap Dukung Pemerataan Digitalisasi Nasional
Pendapatan Merosot, Laba CASA Terkoreksi 7,3 Persen di 2025





