EmitenNews.com - Berkah Prima (BLUE) sepanjang 2025 mengemas laba Rp14,49 miliar. Susut 11,48 persen dari episode sama akhir tahun sebelumnya Rp16,37 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar tersisa Rp34,67 per lembar dari sebelumnya Rp39,18. 

Pendapatan Rp141,12 miliar, mengalami perosotan 11,91 persen dari periode sama akhir 2024 senilai Rp160,21 miliar. Beban pokok pendapatan Rp92,68 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp105,87 miliar. Laba kotor terkumpul Rp48,44 miliar, terdilusi dari Rp54,34 miliar. 

Beban penjualan Rp6,46 miliar, mengalami penciutan dari Rp8,51 miliar. Beban umum dan administrasi Rp22,86 miliar, berkurang dari Rp23,9 miliar. Pendapatan operasi lain Rp159,04 juta, melangit dari minus Rp795,63 juta. Laba usaha Rp19,26 miliar, turun dari Rp21,13 miliar. 

Pendapatan keuangan Rp94,2 juta, turun dari Rp99,52 juta. Beban keuangan Rp179,48 juta, bengkak dari Rp170,15 juta. Laba sebelum beban pajak penghasilan Rp19,18 miliar, terkoreksi dari Rp21,06 miliar. Beban pajak penghasilan Rp4,69 miliar, melonjak dari akhir 2024 sejumlah Rp4,68 miliar. 

Jumlah ekuitas terkumpul Rp101,36 miliar, melonjak dari akhir 2024 senilai Rp96,44 miliar. Total liabilitas terakumulasi Rp7,64 miliar, berkurang signifikan dari akhir tahun sebbelumnya Rp12,86 miliar. Jumlah aset Rp109 miliar, berkurang dari akhir tahun sebelumnya Rp109,3 miliar. (*)