WMPP Berbalik Raih Laba, Jaga Pemulihan dengan Efisiensi dan Divestasi
:
0
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
EmitenNews.com - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menunjukkan sinyal pemulihan kinerja pada semester I-2026. Emiten consumer goods dan komoditas pertanian ini berhasil membalikkan rugi menjadi laba bersih Rp123,5 miliar, sekaligus mencatat pertumbuhan pendapatan konsolidasi 41,2% secara tahunan menjadi Rp562,7 miliar.
Perbaikan kinerja tersebut ditopang oleh meningkatnya penjualan di hampir seluruh lini usaha, terutama bisnis peternakan unggas yang menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan.
Berdasarkan komposisi pendapatan, segmen poultry menyumbang 87,26% dari total pendapatan, disusul bisnis pengolahan daging (meat processing) sebesar 10,99%, serta peternakan sapi (cattle livestock) sebesar 1,75%.
Chief Executive Officer (CEO) PT Widodo Makmur Perkasa Tbk, Tumiyono, mengatakan peningkatan kinerja menunjukkan langkah efisiensi yang dijalankan Perseroan mulai membuahkan hasil, didukung berbagai katalis positif dari industri pangan domestik maupun global.
"Perbaikan kinerja Perseroan sepanjang semester I tahun ini menunjukkan Perseroan sudah lebih efisien dalam menjalankan usahanya, seiring dengan perbaikan kinerja Perseroan yang ditopang oleh berbagai katalis positif dari industri pangan global dan dalam negeri," ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Di sisi lain, kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban juga mulai membaik. Rasio lancar (current ratio) meningkat menjadi 1,5 kali pada kuartal I-2026, dibandingkan 0,7 kali pada akhir 2025. Peningkatan tersebut merupakan dampak restrukturisasi kewajiban yang telah disepakati bersama seluruh kreditur.
Untuk menjaga momentum pemulihan, WMPP akan melanjutkan strategi efisiensi, meningkatkan utilisasi fasilitas produksi yang telah dimiliki, serta menghimpun modal kerja melalui divestasi aset yang dinilai tidak lagi produktif dan membuka peluang kerja sama dengan mitra maupun investor strategis.
Related News
MARK Ungkap Rencana Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya
Restrukturisasi, BNII Ambil Alih 51% Saham Maybank Asset Management
Jelang Right Issue BUVA, Tirta Orisa Milik Hapsoro Jual 250 Juta Saham
FORE Ungkap Bangun Pabrik Baru, Beber Alasan Belum Bagi Dividen
Balik Untung, Kimia Farma (KAEF) Cetak Laba di Semester I-2026!
Menteri PKP Sanjung Bos BTN di Depan Presiden, ini Sebabnya





