EmitenNews.com - Waskita Beton Precast (WSBP) per 30 Juni 2026 tekor Rp285,59 miliar. Bengkak 20,56 persen dari episode sama tahun lalu boncos Rp236,88 miliar. Alhasil, rugi per saham dasar bertambah menjadi Rp5,65 dari sebelumnya Rp3,46.

Pendapatan usaha terakumulasi Rp808,06 miliar, melejit 10,29 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp732,65 miliar. Beban pokok pendapatan Rp717,99 miliar, bertambah dari periode sama tahun lalu Rp601,14 miliar. Laba kotor Rp90,07 miliar, anjlok 31,50 persen dari edisi sama tahun lalu Rp131,5 miliar.

Total beban usaha Rp220,21 miliar, susut dari Rp225,57 miliar. Itu meliouti beben penjualan Rp45,46 miliar, menciut dari Rp46,95 miliar. Beban umum dan administrasi Rp161,18 miliar, berkurang dari Rp191,84 miliar. Beban non-contributing plant Rp5,31 miliar, berkurang dari Rp17,74 miliar.

Beban pajak penghasilan final Rp8,39 miliar, bertambah dari Rp4,65 miliar. Pendapatan bunga Rp857,84 juta, susut dari Rp1,53 miliar. Beban lain-lain Rp723,7 juta, drop dari pendapatan lain-lain Rp34,09 miliar. Rugi sebelum beban keuangan dan pajak Rp130,14 miliar, bengkak dari Rp94,07 miliar.

Beban keuangan Rp155,44 miliar, naik dari Rp142,81 miliar. Jumlah defisiensi modal Rp2,24 triliun, bengkak dari Rp1,96 triliun. Defisit Rp10,27 triliun, naik dari Rp9,98 triliun. Jumlah liabilitas Rp5,15 triliun, bengkak dari akhir 2025 senilai Rp5,02 triliun. Total aset Rp2,91 triliun, susut dari Rp3,05 triliun. (*)