11 September, Prima Globalindo (PPGL) akan Bagikan Dividen Interim
:
0
Ilustrasi armada PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL). dok. PPGL. Kontan.
EmitenNews.com - PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL) akan membagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2024. Emiten yang bergerak bisnis jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) ini, berencana membagikan dividen sebesar Rp3,5 miliar, atau Rp4,54 per saham.
Dalam keterangannya Senin (12/8/2024), Direktur Utama PPGL Darmawan Suryadi SM menuturkan bahwa pembagian dividen itu telah sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 8 Agustus 2024. Besarnya Rp3.500.000.000 atau Rp4,54 per saham.
Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada 20 Agustus dan 21 Agustus 2024.
Sementara itu Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 22 Agustus dan 23 Agustus 2024.
Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen pada 22 Agustus 2024 serta Pembagian dividen interim jatuh pada tanggal 11 September 2024.
Sebelumnya, Prima Globalindo Logistik (PPGL) menambah kepemilikan saham Armada Berjaya Trans (JAYA). PPGL membeli 26.570.000 helai alias 26,57 juta eksemplar pada 3 April 2024.
Pembelian saham sebanyak itu, dilakukan dengan kisaran harga Rp111-113 per lembar. Dengan skema harga tersebut, Prima Globalindo dipaksa merogoh kocek senilai Rp2,99 miliar. Dan, penuntasan transaksi dilakukan secara bertahap.
Transaksi dilakukan tiga tahap. Pertama, Prima Globalindo 1.400 lembar seharga Rp111 senilai Rp155,40 ribu.
Lalu, 1.818.600 helai dengan harga Rp112 per saham sebesar Rp203,68 juta. Dan, terakhir memboyong 24,75 juta dengan harga Rp113 senilai Rp2,79 miliar. ***
Related News
Hasnur (HAIS) Terapkan B50 ke Kapal Tunda, Bertahap di Agustus
BEI Ungkap 199 Emiten Belum Setor Lapkeu Semester I-2026, 106 Kena SP1
WINS Beri Jaminan hingga USD12 Juta untuk Refinancing Kapal Anak Usaha
WEGE Siapkan Divestasi Aset Rp1 Triliun, Kontrak Baru Agustus Melejit
Saham EMAS Naik Kencang Sejak Awal Juli, Komisaris Lepas Saham Rp3,93M
PIPA Proyeksikan Target Akuisisi Ini Jadi New Growth Engine 2027





