EmitenNews.com - 13 emiten terdepak dari MSCI Small Cap pada hasil rebalancing indeks Mei 2026 lalu. Dari total emiten yang dicoret itu terdapat nama-nama besar yang juga ditendang seperti PT ANTAM Tbk (ANTM), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) hingga PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

Dan kini, MSCI kembali akan mengumumkan hasil rebalancing indeks di bulan Agustus. Yang mana seluruh perubahan dari pengumuman tersebut akan efektif pada 31 Agustus 2026.

Meski begitu, bagaimana kinerja emiten yang dahulu terdepak dari MSCI Global Small Cap sepanjang paruh pertama 2026? Mari kita intip perolehan pendapatan dan laba bersih masing-masing emiten tersebut sepanjang paruh pertama 2026.

PT Astra Agro Lestari (AALI)

Emiten dari grup Astra ini membukukan pendapatan bersih yang meningkat sepanjang paruh pertama 2026. Jumlahnya mencapai Rp15,25 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,44 triliun.

Meski terdapat kenaikan beban pokok pendapatan, dari Rp12,19 triliun menjadi Rp12,72 triliun, AALI masih membukukan laba bersih yang meningkat di medio 2026.

Jumlah laba bersih yang berhasil dikemas AALI di paruh pertama 2026 mencapai Rp1,09 triliun, melonjak dari tahun sebelumnya sebesar Rp702,1 miliar.

PT Bank Aladin Syariah (BANK)

Sebagai bank syariah, BANK membukukan catatan impresif dengan kenaikan pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib. Jumlahnya meningkat dari Rp380,5 miliar menjadi Rp439,6 miliar di paruh pertama 2026.

Kendati demikian, terdapat kenaikan atas hak pihak ketiga atas bagi hasil dan syirkah temporer di paruh I 2026. Jumlahnya menjadi Rp379,8 miliar dari sebelumnya hanya Rp206,8 miliar.