19.852 Mobil Listrik Digunakan Selama Mudik Lebaran, Naik 460 Persen
:
0
Selama musim mudik tahun ini 19.852 unit mobil listrik digunakan secara nasional, meningkat tajam sebesar 460% dibanding tahun lalu yang hanya 4.314 unit
EmitenNews.com - Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, secara resmi menutup Posko Nasional Sektor ESDM untuk periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2025. Penutupan berlangsung pada Jumat (11/4) di Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Jakarta.
Posko yang beroperasi selama 26 hari, sejak 17 Maret hingga 11 April 2025, berpusat di Gedung BPH Migas. Seluruh rangkaian kegiatan Posko berhasil dilaksanakan dengan aman, lancar, dan terkendali.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja sama dengan baik dalam menjaga kelancaran pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini," ujar Dadan dalam sambutannya.
Dadan memberikan penghargaan khusus kepada BPH Migas sebagai Ketua Posko, beserta seluruh jajaran sektor energi di lingkungan Kementerian ESDM, yang telah menunjukkan koordinasi dan kerja sama luar biasa. Ia menegaskan bahwa keberadaan Posko bukan sekadar pusat pengendalian, melainkan bentuk nyata komitmen Pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di momen penting seperti Idul Fitri.
Keberhasilan Posko ini, lanjut Dadan, merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak, termasuk Kepala BPH Migas sebagai Ketua Posko, didampingi Plt. Dirjen Migas, Dirjen Ketenagalistrikan, dan Kepala Badan Geologi. Posko juga melibatkan berbagai stakeholder, baik dari internal maupun eksternal sektor ESDM, seperti Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, BMKG, Badan Pengatur Jalan Tol, serta pelaku usaha di bidang BBM, LPG, gas bumi, dan kelistrikan.
Dalam laporannya, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyampaikan bahwa selama masa Posko, BPH Migas dan Pertamina telah menyiagakan 125 Terminal BBM, 7.746 SPBU, dan 70 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), serta menambah fasilitas pendukung di wilayah dengan permintaan tinggi.
"Secara umum, kondisi ketahanan stok BBM tetap aman. Baik untuk gasoline, gasoil, kerosene, maupun avtur, stok berhasil dijaga dalam kisaran 19 hingga 21 hari. Sementara itu, stok LPG tetap stabil pada kisaran 12 hingga 15 hari," jelas Erika.
Dari sisi ketenagalistrikan, pasokan juga terjaga dengan baik. Beban puncak nasional tercatat mencapai 44.639 MW, naik 3,6% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan daya mampu pasok mencapai 56.119 MW, meningkat 6,6% dari tahun 2024. Hal ini menghasilkan cadangan daya sebesar 11.480 MW atau 25,72%.
Erika juga menyoroti peningkatan signifikan dalam penggunaan kendaraan listrik (EV) selama musim mudik tahun ini. "Tercatat 19.852 unit mobil listrik digunakan secara nasional, meningkat tajam sebesar 460% dibanding tahun lalu yang hanya 4.314 unit. Penggunaan tertinggi terjadi di DKI Jakarta, sementara terendah tercatat di Bengkulu, Gorontalo, dan Maluku Utara," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi menambahkan, perbandingan konsumsi beberapa jenis BBM antara tahun lalu 2024 dengan tahun ini. Konsumsi untuk gasoil, solar dan turunannya, realisasi tahun 2024 lalu sebesar 40.155 liter, di tahun ini turun menjadi 38.757 liter.
Related News
Mantul! IHSG Sesi I Rebound ke 7.175, Ini Saham-Saham Penggeraknya
Purbaya Beraksi Lagi! Sebut IHSG Bakal Meroket ke 28.000
Sambut Awal Pekan! IHSG Ngebut Naik 1,39 Persen di 7.228
BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata
Aksi Jual Mendera, IHSG Orbit Zona Merah
Rupiah Tersungkur, IHSG Drop 6,61 Persen Sepekan, Apa Selanjutnya?





