EmitenNews.com - Arus lalu lintas mudik terpantau mulai ada peningkatan. Jasa Marga mencatat pada H-10 sampai dengan H-8 libur Idulfitri 2026 atau pada periode Rabu-Jumat (11-13 Maret 2026) sebanyak 459.570 kendaraan meninggalkan Jabotabek.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 4,8% dibandingkan lalin normal, 438.342 kendaraan.


Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 201.457 kendaraan (43,8%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 158.053 kendaraan (34,4%) menuju arah Barat (Merak), dan 100.060 kendaraan (21,8%) menuju arah Selatan (Puncak).

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 108.140 kendaraan, meningkat sebesar 24,2% dari lalin normal.
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 93.317 kendaraan, lebih rendah 2,7% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 201.457 kendaraan, meningkat sebesar 10,1% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 158.053 kendaraan, meningkat 6,0% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 100.060 kendaraan, lebih rendah 5,9% dari lalin normal.

Pada H-8 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 (Jumat, 13 Maret 2026) volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 173.789 kendaraan atau meningkat 7,9% dibandingkan lalin normal sebanyak 161.064 kendaraan.