Abaikan Wall Street, IHSG Lanjut Menyala
:
0
Petugas kebersihan mengelap layar lebar yang menampilkan pergerakan IHSG di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Mengawali perdagangan pekan ini, indeks bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan mayoritas melemah. Itu dipicu koreksi saham sektor teknologi seiring sikap waspada investor menjelang rilis laporan keuangan Nvidia pada Rabu mendatang.
Saham Nvidia terkoreksi 2,3 persen diikuti kejatuhan saham produsen semikonduktor macam Broadcom tekor 4,05 persen, dan minus 3,83 persen. Lonjakan signifikan harga minyak mentah seiring penyetopan produksi di Libya, dan geopolitik Timur Tengah memanas menjadi katalis positif sektor energi di S&P500 hingga 1 persen.
Lompatan beberapa harga komoditas macam minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas, batu bara, tembaga, dan aksi beli investor asing berlanjut diprediksi menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan IHSG.
Sementara itu, koreksi mayoritas indeks bursa Wall Street berpeluang menjadi katalis negatif pasar. Oleh sebab itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, meramal IHSG hari ini, Selasa, 27 Agustus 2024 bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.570-7.535, dan resist 7.640-7.680.
Selanjutnya, sejumlah saham berpotensi melonjak antara lain sebagai berikut. Indosat Ooredoo (ISAT), Telkom Indonesia (TLKM), Harum Energy (HRUM), Bank Mandiri (BMRI), Ciputra Development (CTRA), dan Barito Energy (BREN). (*)
Related News
IHSG Defensif di 6.400, Cek Sepak Terjang Seminggu Terakhir!
Digitalisasi, BTN Garap Ekosistem Keuangan Pemkab Pakpak Bharat
Sompo Indonesia Berkolaborasi dengan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia
Daftar Top Losers Sepekan, BACH Masuk Nominasi Lagi
Jajaran Top Gainers Sepekan, Yanaprima (YPAS) Posisi Wahid
IHSG Terkoreksi 0,12 Persen Sepekan, LQ45 hingga IDX80 Kompak Merah





