Absen Bagi Dividen, RUPST Falmaco Nonwoven Industri (FLMC) Setujui Sejumlah Agenda Ini
EmitenNews.com - PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk. (FLMC) menyampaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar pada tanggal 14 September 2021, telah menyetujui beberapa agenda.
Dalam keterangan tertulis, Presiden Direktur PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FMLC), Daniel Muljadi Hanafi menuturkan, dalam Rapat telah dihadiri/diwakili oleh pemegang 625.001.300 lembar saham atau 80% dari keseluruhan jumlah saham Perseroan.
"Para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, dan Pengesahan atas Perhitungan Tahunan yang terdiri dari Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, serta memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan," kata Daniel.
Selain itu, Daniel menambahkan, dalam agenda kedua yang diusung, pemegang saham juga telah menyetujui Penunjukkan Kantor Akuntan Publik Morhan dan Rekan, untuk mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah honorarium Akuntan Publik tersebut beserta persyaratan lain dalam penunjukannya.
"Kemudian di mata acara ketiga, ada Penetapan honorarium, tunjangan, gaji, bonus, dan/atau remunerasi lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan,"imbuhnya.
Sebagai informasi, PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk., pada tahun 2020 mencatatkan kinerja positif dengan total kenaikan aset Perseroan sebesar Rp1,5 miliar atau sebanyak 1,3%. Di tahun yang sama, Perseroan mengalami penurunan liabilitas sebesar Rp20,6 miliar atau sebanyak 19,8%. Total ekuitas Perseroan meningkat sebanyak Rp22,2 miliar atau sebesar 193,7% dibandingkan tahun 2019. Selain itu, terdapat peningkatan dalam penjualan Perseroan akibat naiknya permintaan akan antiseptic wipes dan alat pelindung diri (APD), yaitu sebanyak Rp7,0 miliar atau sebesar 8,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami optimis bahwa akan ada pertumbuhan yang lebih signifikan lagi di masa yang akan datang,"ujarnya.
Related News
Founder COAL Jualan Bertubi-Tubi, Harga Saham Nyungsep ke Rp86!
Emiten Mothercare (BABY) Ungkap Transaksi Material Rp345M, Ada Apa?
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!





