Ada Rencana Aksi Korporasi Besar, Saham OPMS Ikut Menguat
:
0
Ilustrasi indeks harga saham menampilkan trend penguatan.
EmitenNews.com - Harga saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS), tercatat terkerek naik 11,21% pada perdagangan Jumat, 28 November 2025. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 27 November 2025, emiten yang bergerak di bidang scrap kapal itu,mengungkap rencana menambah 16 lini usaha baru.
Kenaikan ini muncul menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin, 1 Desember 2025, yang menyorot beberapa perhatian pasar terhadap arah bisnis perusahaan ke depan.
Diversifikasi tersebut meliputi perdagangan besar berbagai produk makanan dan minuman, mulai dari gula, kopi, teh, beras, hingga daging dan produk susu.
Dalam keterangannya kepada pers, seperti dikutip ahad (30/11/2025), Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur International Federation of Technical Analyst (IFTA) Indrawijaya Rangkuti mengatakan, rencana diversifikasi yang jauh berbeda dari bisnis inti OPMS di bidang pengadaan besi bekas memunculkan spekulasi di kalangan investor. Rumor yang beredar menyebut OPMS tengah menjadi incaran sejumlah investor strategis, baik dari industri baja maupun mitra bisnis yang berpotensi melakukan kerja sama operasi hingga akuisisi bertahap.
Aksi beli berskala besar terlihat sepanjang perdagangan Jumat (28/11) turut memperkuat dugaan adanya pihak institusional yang mulai masuk.
Pola transaksi yang stabil dan berulang menjadikan OPMS sebagai salah satu saham small cap yang paling disorot menjelang akhir pekan.
Menurut Indrawijaya, terdapat buyer bervolume besar di rentang harga 108–112, dengan peningkatan volume mencapai 16 kali lipat dibanding hari sebelumnya. Ia menyebut area support OPMS berada di 103, sementara resistance berada di 130–135, dan resistance yang lebih kuat berada di 150–155.
“Kalau rumor akuisisi ini benar, OPMS bisa berubah wajah. Kuncinya ada di RUPS 1 Desember 2025 nanti, karena itu bisa jadi momen paling penting bagi OPMS sepanjang tahun ini,” ujar Indrawijaya Rangkuti.
Dengan rencana ekspansi ke 16 bidang usaha baru serta spekulasi mengenai calon investor strategis, OPMS berada pada periode yang sangat penting. Pelaku pasar kini mengantisipasi hasil RUPS yang diyakini dapat menentukan arah transformasi perusahaan ke depannya.
Daftar Rencana Usaha Baru OPMS
1. Perdagangan besar gula, cokelat, dan kembang gula
2. Perdagangan besar kopi, teh, dan kakao
3. Perdagangan besar bahan makanan dan minuman hasil pertanian lainnya
4. Perdagangan besar buah-buahan
5. Perdagangan besar telur dan hasil olahan telur
6. Perdagangan besar susu dan produk susu
7. Perdagangan besar minuman non-alkohol (bukan susu)
Related News
Eksekusi Tepat, Laba RISE Melangit 496 Persen Kuartal I 2026
ASGR Beber Jadwal Dividen Rp211 per Lembar, Cum Date 23 April
Cum Date 27 April, ADRO Tabur Sisa Dividen USD197,5 Juta
BNGA Salurkan Dividen Rp4,06 Triliun, Catat Jadwalnya
ADMR Jadwal Dividen USD120 Juta, Alokasi 44,25 Persen Laba 2025
Rasio Dividen BTPS Melonjak ke 55 Persen, Berapa Besarannya?





