EmitenNews.com - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengumumkan rencana buyback saham senilai Rp5 triliun. Rencana ini disampaikan melalui keterbukaan informasi, Kamis (16/4/2026).

Manajemen AADI menjelaskan, buyback saham perseroan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK 29/2023, yang menyebut jumlah nominal buyback saham tidak akan melebihi 10 persen dari modal yang ditempatkan dalam perseroan.

Adapun mekanisme buyback tersebut, akan dilakukan melalui BEI dan bertahap selama 12 bulan sejak disetujui melalui RUPST yang digelar 22 Mei mendatang.

“Apabila agenda pembelian kembali saham perseroan telah disetujui pada RUPST, maka dapat dilakukan sejak tanggal 23 Mei 2026,” jelas manajemen AADI.

Manajemen juga menerangkan, jika rencana buyback disetujui maka ada perubahan proforma laba perusahaan saham perseroan.

“Dengan dilaksanakannya buyback saham akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi para pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental perseroan yang sebenarnya,” tutup manajemen.

Pada perdagangan intraday, Kamis (16/4/2026) saham AADI tercatat naik 0,46 persen atau 50 poin ke level Rp10.850.