Adira (ADMF) Akan Perbaiki Struktur Pembiayaan Agar Lebih Kompetitif

Gambar salah satu moment foto bersama ADMF
EmitenNews.com - PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (ADMF) mengatakan bahwa saat ini perseroan tengah berupaya untuk memperbaiki struktur pembiayaan agar lending rate atau bunga pinjaman yang diberikan dapat lebih kompetitif.
"Kami juga akan memperbaiki biaya kami agar struktur biaya kami lending rate-nya bisa lebih kompetitif. Saat ini kalau biayanya mahal kan gak bisa jual murah, jadi kita perbaiki," kata Direktur Utama ADMF, I Dewa Made Susila, dalam keterangannya dikutip Jumat (29/3).
Ia mengatakan bahwa untuk memperkuat bisnis perusahaan, Adira Finance tahun ini juga sedang berupaya untuk tetap meningkatkan market share pada sektor otomotif sekaligus berekspansi ke sektor non-otomotif agar dapat menawarkan produk yang lebih lengkap kepada konsumen.
Untuk menjangkau segmen dan pasar yang lebih luas, ia mengatakan bahwa kini Adira Finance sudah resmi menjadi pemilik saham minoritas di Mandala Finance.
“Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan di segmen menengah ke bawah.” tambahnya.
Selain itu, Edhi mengatakan bahwa pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan setia melalui pemberian kesempatan mudik gratis bagi 500 peserta pada momen Idul Fitri kali ini serta umroh gratis.
Adira Finance juga memberikan Adira point kepada pelanggan dengan pembayaran cicilan yang lancar yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik serta tiket untuk berpartisipasi pada International Motor Show (IIMS).
Ia juga menuturkan bahwa Adira Finance pun berupaya untuk meningkatkan digitalisasi layanan melalui laman Momotor dan Momobil serta aplikasi Adiraku.
"Harapannya dengan berbagai upaya ini Adira bisa memberikan nilai tambah yang jauh lebih baik dari pesaing (perusahaan pembiayaan lain)," ucap Edhi.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG