Akhirnya BEI Suspend Saham Adaro Minerals (ADMR) Setelah Melonjak 635 Persen
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR) setelah melonjak terhitung sejak listing perdana pada 3 Januari 2022.
Berdasarkan data BEI, saham ADMR menguat dari harga listing perdana Rp 100 menjadi Rp 735 hingga penutupan perdagangan saham kemarin. Saham ADMR menorehkan gain maupun 'cuan' sebanyak 635% hanya dalam delapan hari transaksi bursa.Lonjakan tersebut mendorong kapitalisasi pasar saham ADMR naik dari Rp 4 triliun menjadi Rp 30,04 triliun
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy mengatakan, sehubungan dengan terjadinya kenaikan harga kumulatif secara signifikan pada saham ADMR, BEI memutuskan penghentian sementara perdagangan saham ADMR.
"Penghentian perdagangan saham ADMR dilakukan di pasar reguler dan tunai terhitung sesi I, Kamis (13/1). Suspensi untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang informasi dalam pengambilan keputusan investasi pada saham ADMR," tulisnya melalui pengumuman resminya di Jakarta, kemarin.
Adaro Minerals sebelumnya menggelar IPO dengan melepas sebanyak 6,05 miliar saham atau setara degnan 15%. Saham tersebut dilepas direntang harga Rp 100, sehingga total dana yang diraup dari aksi korporasi ini Rp 604,86 miliar.
Sebelumnya BEI telah memberikan notifikasi UMA terhadap perdagangan saham ADMR pada pengumuman yang di release Selasa 11 Januari 2022.
Menindak lanjuti peringatan Bursa itu, manajemen ADMR menjelaskan bahwa lonjakan harga yang terjadi pada saham perseroan merupakan mekanisme pasar dan manajemen tidak mengetahui apa-apa dan tidak memberikan pengumuman apapun terkait rencana aksi ekspansi maupun korporasi.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





