Akhirnya Dua Putra Utama (DPUM) dan Kreditor Sepakati Perjanjian Pengakhiran PKPU
:
0
EmitenNews.com—Manajemen PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengumumkan Putusan Pengesahan Perjanjian Perdamaian (Homologasi) dan Pengakhiran Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Kesepakatan perdamaian tersebut berdasarkan Putusan Nomor 51/Pdt.Sus PKPU /2021/PNSmg yang telah dikuatkan oleh Mahkamah Agung dengan Putusan Nomor 1692 K/Pdt.Sus-Pailit/2022 Jo. Nomor 9/Pdt.Sus- PKPU (Homologasi)/K/2022/PN.Smg.
Corporate Secretary DPUM Simon Arosokhi mengungkapkan kesepakatan perjanjian perdamaian tersebut terjadi pada 8 Februari 2023. Menurutnya kesepakatan tersebut menyatakan sah Perdamaian yang dilakukan antara Termohon dengan para kreditornya, sebagaimana yang telah disepakati bersama dalam surat perjanjian perdamaian tanggal 25 Agustus 2022.
"Menghukum Termohon dan Para Kreditor untuk tunduk/menaati serta melaksanakan isi perjanjian Perdamaian tersebut," ujarnya seperti dikutip dari keterbukaan informasi perseroan kepada BEI, Kamis (9/2/2023).
Kesepakatan tersebut juga menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU ) Nomor 51/Pdt.Sus/PKPU/2021/PNSmg demi hukum berakhir. Sementara itu beberapa poin perjanjian perdamaian para pihak juga memutuskan Menetapkan imbalan jasa tim pengurus dan biaya pengurusan selama proses PKPU dibebankan kepada Debitor/Termohon akan ditetapkan secara terpisah dalam Putusan ini.
Poin lainnya menghukum debitor/termohon membayar biaya perkara sejumlah Rp 2.391.000 (dua juta tiga ratus sembilan puluh satu ribu rupiah)
Related News
ESTI Tebar Dividen Rp2 per Saham, Cum Date 22 Juni 2026
Didukung Hasil Right Issue, COCO Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan
Bos PWON Buka-Bukaan soal Kelanjutan Proyek Superblok Rp5T di IKN
Jelang RUPST 23 Juni, Satu Anggota Direksi MBMA Undur Diri
Bekingi Raffi-Nagita, Eks Pentolan BEI-KSEI Sulap VISI Tuai Laba?
Kantongi Laba, MTMH Tetapkan Bagi Dividen Tunai





