Aksi Jual Belum Reda, IHSG Kembali Tersungkur
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWAi
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,19 persen menjadi 6.865. Investor asing masih melanjutkan aksi jual. Kondisi itu, diperparah dengan koreksi harga komoditas.
Oleh sebab itu, aksi jual investor asing, dan koreksi harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Dengan begitu, indeks diprediksi akan melanjutkan pelemahan.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks akan menjelajahi area support di kisaran 6.810-6.755, dan posisi resistance 6.920-6.975. Di sisi lain, bursa indeks Wall Street libur kemerdekaan. Berdasar data dan fakta itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham-saham berikut.
Antara lain Astra International (ASII), Bumi Resources Minerals (BRMS), Bank Syariah Indonesia alias BSI (BRIS), Vale Indonesia (INCO), Ciputra Development (CTRA), dan AKR Corporindo (AKRA). (*)
Related News
IHSG Ditutup Merosot 0,43 Persen, Sempat Mau Menyentuh Level 6.000!
IHSG Sesi I (29/9) Perkecil Pelemahan ke 6.134, 3 Sektor Balik Menguat
IHSG Kembali Tertekan Sentimen, Dibuka Melorot ke Level 6.120
IHSG Tertekan, Borong Saham ENRG, AADI, PTBA, dan MEDC
Awas, IHSG Menuju Level Psikologis 6.000
IHSG Rawan Koreksi, Fokus Pasar Beralih ke Hal Ini





