Aksi Senyap! GIC Private Serok 4,49 Juta Saham Bank Jago (ARTO)
:
0
EmitenNews.com - Government of Singapore Investment Corporation (GIC) Private Limited menambah porsi kepemilikan saham Bank Jago (ARTO). Berdasar data terbaru, lembaga investasi milik pemerintah Singapura itu, menyerok 4,496.000 helai.
Aksi senyap itu, dilakukan melalui rekening efek Standard Chartered Bank, dan Citibank. Alhasil, timbunan saham GIC menjadi 1.13 miliar lembar. Melesat dari sebelum transaksi dengan tabulasi 1,12 miliar lembar.
Selain itu, porsi kepemilikan saham pengelola investasi atau sovereign wealth fund (SWF) besutan pemerintah negeri Singa tersebut atas Bank Jago menjadi 8,18 persen. Menanjak dari sebelum transaksi dengan koleksi 8,15 persen.
Sayangnya, aksi tersebut dilakukan dalam tradisi sunyi. Harga pembelian, nilai transaksi, dan tujuan transaksi masih menyisakan tanda tanya. Hanya, kalau mengacu harga Bank Jago pada 3 Oktober 2022 di level Rp6.500, transaksi tersebut bisa bernilai Rp29,22 miliar.
Berdasar laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2022, pemegang saham Bank Jago antara lain PT Metamorfosis 4,12 miliar saham alias 29,806 persen, Wealth Track Technology 1,61 miliar lembar atau 11,686 persen, Dompet Karya Anak Bangsa 2,96 miliar saham setara 21,404 persen, GIC Private Ltd 1,27 miliar saham atau 9,21 persen, dan masyarakat 3,86 miliar saham atau 27,894 persen. (*)
Related News
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar
Pendapatan Susut, Emiten Lo Kheng Hong (ABMM) Raup Laba USD39,38 Juta





