Akuisisi Prajogo Diproses, SINI Bidik Pendapatan Batu Bara Rp2,98T
:
0
Potret aktivitas operasional tambang SINI. Foto: Paparan Publik SINI.
EmitenNews.com - Emiten milik Happy Hapsoro, PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) mengungkapkan proses rencana akuisisi atas setidaknya 51 persen saham oleh emiten konglomerasi Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Rencana tersebut kini berada pada tahap evaluasi awal dan penyelesaian kaji tuntas (due diligence).
Direktur Utama Singaraja Putra Tbk, Amir Antolis, dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu (1/2/2026) belum terdapat kepastian terkait struktur transaksi, objek akuisisi, nilai transaksi, maupun jadwal pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Perseroan juga memastikan seluruh tahapan transaksi mengedepankan tata kelola dan kepatuhan regulasi.
“Proses penyelesaian akuisisi CUAN masih berjalan dan memerlukan waktu lebih lanjut, serta akan diselesaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” ujar Amir dalam penjelasannya kepada BEI.
Sejalan dengan pengembangan bisnis pertambangan, SINI mengestimasi kontribusi pendapatan dari penjualan batubara akan meningkat signifikan dari sekitar Rp154 miliar pada 2025 menjadi Rp2,98 triliun pada 2026.
Kenaikan ini ditopang oleh pengembangan bertahap kegiatan usaha pertambangan, kesiapan operasional, serta proyeksi kondisi pasar batubara yang dinilai lebih stabil.
Ke depan, Perseroan juga menargetkan dua entitas anak di sektor pertambangan batubara yakni, PT Pesona Bara Cakrawala dan PT Cakrawala Bara Persada, masing-masing dapat melakukan first cut atau pembukaan lahan pada kuartal II 2026 dan kuartal II 2027.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi utama peningkatan kapasitas produksi dan kontribusi pendapatan jangka menengah Perseroan.
Namun demikian, Amir menegaskan proyeksi tersebut masih bersifat estimasi dan bergantung pada sejumlah faktor eksternal, termasuk harga komoditas, regulasi, aspek keselamatan, serta kelancaran operasional tambang.
Related News
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
Top 10 Sell Foreign Sepekan, TPIA Milik Prajogo Paling Banyak Dilepas!
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!
SILO Raih Kredit Sindikasi Rp14,5T, Aset First REIT Ikut Dijaminkan
Merugi, Emiten Software (RUNS) Boncos 44,37 Persen Hingga Juni 2026
SMBC Indonesia (BTPN) dan BTN Tuntaskan Transaksi Alih Aset Pinjaman





