EmitenNews.com - Bank Syariah Indonesia (BRIS) bakal mengguyur dividen tunai Rp1,51 triliun. Alokasi dividen itu, sekitar 20 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp7,56 triliun. Dengan hasil itu, para investor akan mendapat suntikan dividen tunai Rp32,810077 per lembar. 

Dividend yield BSI sekitar 1,65 persen mengacu pada penutupan perdagangan saham edisi Kamis, 7 Mei 2026 di level Rp1.990 per helai. Selanjutnya, 80 persen setara Rp6,05 triliun dari laba bersih digunakan sebagai saldo laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 5 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. 

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 Mei 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 18 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 19 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 20 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 19 Mei 2026 pukul 16.30 WIB. Pembayaran dividen pada 5 Juni 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Bank Syariah Indonesia mencatat laba bersih Rp7,56 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp6,05 triliun. Dan, total ekuitas terkumpul Rp51,95 triliun. (*)