EmitenNews.com - Nama mantan Presiden Komisais PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Djohan Emir Setijoso mendadak tercatat dalam daftar pemegang saham PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL). 

Aksi senyap orang yang akrab disapa D. E. Setijoso itu berdasarkan data pemegang saham 1% yang diterbitkan KSEI per 31 Juli 2026, tercatat telah menggenggam 40,26 juta saham GJTL atau setara porsi 1,16% dari total saham beredar.

D.E. Setijoso terakhir kali menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sejak tahun 2011 hingga mengundurkan diri pada Desember 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur BCA pada periode 1999–2011.

Kehadiran Setijoso menjadi sorotan pasar mengingat rekam jejaknya yang sukses memimpin BCA. Di bawah kepemimpinannya, BCA tumbuh menjadi salah satu bank terbesar dan paling profitable di Indonesia.

Berdasarkan data pemegang saham GJTL per 4 Agustus 2026, kepemilikan terbesar masih dipegang Denham dengan 1,72 miliar saham atau 49,50%.

Lalu, diikuti Compagnie Financiere Michelin 348,48 juta saham atau 10,00%, Lo Kheng Hong 245,57 juta saham atau 7,05%, Yasser Mohmmed O Bagader 2,39%, Tekniko Indonesia 1,54%, Djohan Emir Setijoso 1,16%, dan Caceis Bank/Non Treaty Ucits Clients 1,15%.

Adapun, hingga berita ini diturunkan pihak emiten PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) terpantau belum mengumumkan keterbukaan informasi mengenai rincian transaksi pembelian terbaru saham oleh D. E. Setijoso. ***