EmitenNews.com - PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) resmi mengumumkan perubahan pengendali setelah PT Bintang Cahaya Investment (BCI) mengambil alih mayoritas saham Perseroan. Transaksi tersebut sekaligus memicu kewajiban pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) sesuai POJK No. 9/POJK.04/2018.

Direktur Utama AYLS Indra Jaya David Pardosi menjelaskan, BCI telah membeli sebanyak 594.720.000 saham milik PT Anugrah Cakrawala Dunia (ACD), setara 69,69 persen dari seluruh saham ditempatkan dan disetor Perseroan. Nilai pengambilalihan tercatat sebesar Rp39,85 miliar.

“Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan BCI maupun antara BCI dengan ACD sebelum transaksi pengambilalihan,” ujar Indra dalam keterbukaan informasi, Kamis (15/1/2026).

Manajemen menyebutkan, tujuan pengambilalihan ini untuk membuka peluang perluasan usaha AYLS, baik di pasar domestik maupun regional dan global. Dengan dukungan finansial, manajerial, serta infrastruktur dari BCI, Perseroan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan daya saing.

Seiring perubahan pengendalian tersebut, BCI berkewajiban melaksanakan Penawaran Tender Wajib atas saham AYLS yang dimiliki pemegang saham publik, sesuai ketentuan regulator pasar modal.

Pergerakan harga saham AYLS lumayan positif di pasar. Hingga pukul 13.33 WIB, saham AYLS melonjak 64 poin atau 24,80 persen ke level Rp322 per saham. Secara tahunan, harga saham emiten perdagangan aspal, geosintetik, dan bungkil kedelai ini telah melesat hingga 222 persen.