Alarm Bahaya Pandemi Covid-19 Berdentang, Hari Ini 5.085 Kasus Baru
Covid-19 kampanye waspada dok Tempo.
EmitenNews.com - Alarm bahaya pandemi Covid-19 berdentang. Hari ini, kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) melonjak. Per Selasa (19/7/2022), pemerintah melaporkan ada tambahan 5.085 kasus baru di Indonesia. Bandingkan dengan Senin (18/7/2022), yang hanya 3.393 penderita. Mari terus menegakkan protokol kesehatan (Prokes), untuk mencegah penyebaran virus Corona. Teruslah waspada.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Senin (18/7//2022) siang hingga Selasa, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan sebanyak 5.085 kasus baru itu, kini total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air mencapai 6.143.431 kasus.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah. Pandemi Covid-19 sempat menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M –memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
Berdasarkan penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35 persen.
Sementara itu, jika rajin memakai masker kain, bisa mengurangi risiko penularan virus Corona hingga 45 persen. Kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75 persen.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
Lewat Telepon PM Anwar dan Presiden Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah
Koordinator MAKI Minta Dewas KPK Usut Status Tahanan Rumah Yaqut
Puluhan Ribu Orang Berkunjung, IKN Jadi Destinasi Wisata Menarik
JSMR: 2,4 Juta Kendaraan Melintas di 4 Ruas Tol JNT Hingga H+2 Lebaran
Hari Ini One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Diberlakukan
Presiden Telpon Presiden Palestina, Ucapkan Selamat Idulfitri





