Analis Market (08/01/2021) : Secara Teknikal IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Pada Level 6105 – 6174
:
0
EmitenNews.com- Riset harian Sucor sekuritas Indra Tedja Kusuma menyebutkan, kemarin IHSG bergerak menguat lebih dari 1% dan di tutup plus 88 poin atau 1,45% pada 6154, di pimpin oleh saham semua sektor terutama tambang, industri dasar, keuangan kecuali aneka industri di tengah-tengah penguatan indek bursa global dan rasa optimis Partai Demokrat akan menguasai Senat di AS sehingga akan lebih mudah meningkatkan stimulus dan pembelanjaan infrastruktur meskipun IDR/USD melemah (13910) dan rekor harian jumlah kasus baru COVID-19 di Indonesia. Hari ini secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed menguat pada kisaran 6105 – 6174 dengan pertimbangan : indkator Klinger Oscillator (GX), ST Mov Avg (Bullish / Bullish) dan Penguatan indek kemarin di ikuti dengan peningkatan volume. Kemarin indek bursa Eropa STOXX 600 di tutup menguat 0,5%, di pimpin oleh saham sektor komoditas, konstruksi, bahan baku di tengah – tengah harapan lebih banyak stimulus di AS setelah Partai Demokrat menguasai Senat dan perkiraan penjualan yang lebih tinggi dari konsensus dari Saint Gobain. Kemarin indek bursa Wall Street di tutup menguat hingga lebih dari 2% dan mencetak rekor baru, di pimpin oleh saham sektor keuangan, manufaktur, bahan baku di tengah – tengah spekulasi Kongres yang di kuasai oleh Partai Demokrat akan menambah stimulus lebih banyak untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Pagi ini indek bursa Asia di buka menguat dengan indek Nikkei225 capai level tertinggi dalam 30 tahun saat pelaku pasar semakin optimis dengan prospek pemulihan ekonomi pada tahun ini dan mengabaikan kenaikan jumlah kasus baru COVID-19 dan ketidakstabilan politik di AS akhir-akhir ini.
Related News
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien
Sumbang 30% Sales, Microsoft Beli Lahan Industri DMAS Demi Data Center
Kredit Macet Susut, Laba Bersih Woori Finance (BPFI) Naik Hampir 90%





