Analis Market (15/01/2021) : Akhir Pekan IHSG Berpotensi Melemah Dengan Support Resistance 6380-6465
:
0
EmitenNews.com – Riset harian Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebutkan, kemarin IHSG (-0.11%) ditutup turun 6.89 poin kelevel 6428.32 dengan saham-saham disektor properti (-0.96%) dan keuangan (-0.63%) yang menyeret IHSG kezona merah hingga akhir sesi perdagangan. Kejenuhan membayangi investor disaat mayoritas saham-saham telah menguat optimis. Indeks sektor industri dasar (+1.61%) dan infrastruktur (+0.73%) yang menguat dengan saham peternakan dan distribusi gas menguat signifikan. Meskipun demikian investor asing tercatat net buy sebesar 2.86 Triliun rupiah karena adanya transaksi negosiasi pada saham SOHO sebesar 2.2 Triliun rupiah. Pada pasar Reguler investor asing melakukan aksi beli bersih pada saham BBRI, ASII dan TLKM menurut rangking 3 terbesar net buy value. Leader: PGAS, CPIN, INKP, TINS, TKIM Laggard: BBCA, BMRI, KAEF, BBRI, HMSP Secara teknikal IHSG membentuk pola tweezers top setelah terkoreksi mengkonfirmasi pola candlestick nothern star. Indikator stochastic membentuk pola dead-cross pada area overbought dengan indikasi terkoreksi lanjutan diakhir pekan. Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi melemah dengan support resistance 6380-6465. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, LSIP, MAPI, SCMA. Indeks Nikkei (-0.09%) dan TOPIX (-0.34%) turun di Jepang mengiringi pergerakan yang moderate dari indeks berjangka AS. Investor mengamati rencana bantuan Covid-19 senilai $1.9 Triliun yang sangat di antisipasi oleh presiden terpilih Joe Biden. Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan para pembuat kebijakan tidak akan menaikkan suku bunga kecuali mereka melihat tanda-tanda inflasi yang mengganggu hal tersebut akan menjadi katalis positif bagi perusahaan properti dan perbankan. Secara sentimen IHSG berpotensi melanjutkan kejenuhanya diakhir pekan setelah pada pekan ini telah menguat 2.7% menyambut data neraca perdagangan Indonesia.
Related News
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien
Sumbang 30% Sales, Microsoft Beli Lahan Industri DMAS Demi Data Center
Kredit Macet Susut, Laba Bersih Woori Finance (BPFI) Naik Hampir 90%





