EmitenNews.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus memperkuat transformasi sebagai bank digital dengan mengandalkan jaringan online-to-offline (O2O) milik Grup BRI.

Hingga kuartal I-2026, porsi kredit digital perseroan telah mencapai 45,6 persen dari total portofolio kredit, meningkat dibandingkan 32,1 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit digital yang mencapai Rp8,14 triliun atau tumbuh 29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara outstanding kredit digital naik 33,1 persen menjadi Rp3,14 triliun.

Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan perseroan mengandalkan dua strategi utama untuk menopang pertumbuhan bisnis digital, yakni eksploitasi dan eksplorasi.

Melalui strategi eksploitasi, Bank Raya mengoptimalkan peluang bisnis digital dalam ekosistem Grup BRI, sedangkan strategi eksplorasi dilakukan dengan menyasar pasar di luar grup melalui kolaborasi dengan berbagai mitra potensial.

“Pertumbuhan ini mencerminkan fokus kami pada strategi pertumbuhan bisnis digital berkualitas. Kami optimistis bisnis digital terus memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan,” ujar Bagus dalam Public Expose Live 2026, Selasa (9/6/2026).

Menurut Bagus, optimisme tersebut ditopang oleh kekuatan Bank Raya sebagai bank digital dengan jaringan O2O yang luas, inovasi produk digital lintas segmen, serta sinergi Grup BRI untuk melayani pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dari sisi kinerja, Bank Raya membukukan laba bersih Rp6,79 miliar pada kuartal I-2026. Perseroan juga mencatat perbaikan net interest margin (NIM) menjadi 5,78 persen dari 4,87 persen pada periode yang sama tahun lalu, didorong optimalisasi aset produktif dan efisiensi biaya dana.

Produk unggulan Pinang Dana Talangan masih menjadi motor utama bisnis digital. Sepanjang tiga bulan pertama 2026, penyaluran produk tersebut mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4 persen yoy, dengan outstanding meningkat 63 persen menjadi Rp1,15 triliun. Fasilitas tersebut telah dimanfaatkan sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai.

Kinerja Kuartalan Bank Raya (AGRO) di Q1-2026