Anthoni Salim & Axton Salim Siapkan Suntikan Modal ke Bank Ina (BINA)
:
0
Anthoni Salim dan Axton Salim, ayah-anak pentolan Salim Group (Foto: Instagram @axtonsalim)
EmitenNews.com - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) kembali merencanakan penambahan modal melalui skema private placement dengan menerbitkan maksimal 350 juta saham baru. Dalam aksi korporasi ini, dua entitas yang pemilik manfaatnya adalah Anthoni Salim dan Axton Salim disiapkan untuk menyerap seluruh saham yang diterbitkan.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Rabu (4/11/2026), kedua calon investor tersebut adalah PT Bakti Nusa Bangsa (BNB) dan PT Bakti Nusa Jayasentosa (BNJ), dan/atau afiliasinya. Anthoni Salim dan Axton Salim tercatat sebagai pemilik manfaat akhir dari masing-masing perusahaan tersebut.
BINA akan menerbitkan maksimal 350 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara sekitar 5,69% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan sebelum pelaksanaan private placement. Jika seluruh saham baru diterbitkan dan diserap, jumlah saham BINA akan bertambah dari 6,148 miliar menjadi maksimal 6,498 miliar saham.
Perseroan menjelaskan, aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) II ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan, termasuk mendukung pemenuhan ketentuan modal inti bank.
Per 30 September 2026, modal inti BINA tercatat sebesar Rp2,642 triliun berdasarkan laporan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dana hasil private placement, setelah dikurangi biaya pelaksanaan, akan digunakan seluruhnya sebagai modal kerja untuk mendukung penyaluran pembiayaan atau kredit. Perseroan juga memperkirakan tambahan modal tersebut akan meningkatkan aset dan ekuitas serta memperbaiki rasio liabilitas terhadap ekuitas.
Terkait harga pelaksanaan saham baru, manajemen BINA memastikan akan mengacu pada ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham BINA selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru.
Rencana penambahan modal ini juga berpotensi membuat kepemilikan pemegang saham lama akan terdilusi sekitar 5,39%.
Manajemen BINA juga menjelaskan bahwa BNB dan BNJ memiliki keterkaitan dengan perseroan melalui pengendali akhir masing-masing. Anthoni Salim dan Axton Salim merupakan pihak yang memiliki hubungan keluarga sebagai ayah dan anak.
Perseroan juga menyebut kedua calon pemodal dan BINA sama-sama berada dalam pengendalian Anthoni Salim, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Related News
Selain Dividen, Emiten Tambang Batu Bara Termal ini Buyback Jumbo
Miliki Langsung, Sujito Beli 7,1 Juta Saham Dewi Shri Farmindo (DEWI)
Tambah 1 Juta Lembar, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,23% Saham HRTA
Alihkan Saham Treasuri ke Global Dinamika, DGIK Pilih Pasar Negosiasi
Bank Oke (DNAR) Minta Pemegang Saham Warkat Segera Konversi
Raih Sertifikasi Kepatuhan KPPU, AVIA Perkuat Komitmen Integritas





